July 28, 2012

Tempe, I Miss You.....

Tempe, I miss you. Ya... sekarang banyak orang sedang mencari di mana tempe berada, karena sedang ada krisis tahu tempe di Indonesia.
Tahu tempe merupakan makanan khas Indonesia, dan kebetulan saya sangat menyukainya. Dari kedua bahan tersebut kita bisa berkreasi resep masakan dengan menerapkan ragam resep tahu tempe, seperti tempe goreng, mendoan, tempe bacem, tempe crispy, nugget tempe, kering tempe, keripik tempe, sambal goreng tahu tempe, dan sebagainya. Demikian juga dengan tahu. Kedua bahan makanan tersebut memang fleksibel untuk dijadikan sebagai ragam makanan. Terlebih, kedua jenis bahan makanan tersebut juga seringkali menjadi sumber makanan pengganti protein bagi yang sedang diet alergi.
Sayangnya, akhir-akhir ini, tahu tempe tidak lagi bisa ditemukan di pasar, karena perajin tempe lagi pada protes ata kenaikan harga kedelai.
Yupps, tahun 2012 merupakan tahun pertama kali saya mendengar krisis tahu tempe. Heee.... tahu tempe yang selama ini dianggap sebagai makanan rakyat kecil sekarang menjadi isu utama bangsa Indonesia, karena banyak rakyat yang mencari keberadaannya.

Ironis memang. Tempe merupakan makanan rakyan Indonesia. Bahkan sering disebutkan Indonesia bangsa tempe. Tapi untuk menemukan tempe di Indonesia terasa seperti mencari emas di sekumpulan pasir, sehingga susah ditemukannya.
Lebih ironis lagi, Indonesia sebagai negara agraris hanya mampu memberi kontribusi pasokan kedelai sebesar 1/3 dari kebutuhan kedalai di Indonesia. Kekurangannya? IMPOR DARI AMERIKA.... kedengaran sangat lucu kan....dan ketika Amerika mengalami kekeringan, maka Indonesia pun tidak bisa makan tempe #tersenyum kecut....
Isu ini sungguh semakin menghentak kita semua setelah isu impor sapi dari Australia kemarin juga sempat menjadi wacana di berbagai media. Sungguh memang harus menjadi suatu wacana bagi kita semua, bahwa negara kita yang gemah ripah loh Jinawi harus mengimpor bahan makanan dari luar negeri. Jadi teringat lagunya Koes Plus ya...

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman

@foto diambil dr TV One, Kabar Pagi

0 komentar:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. CocoNotes - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz Templates