Beli Roti atau Beli Apartemen Bos? Rame Banget

Surabaya, CocoNotes - Padatnya pengunjung event pemilihan unit Westown View yang diselenggarakan di Grand City Ballroom Level 4 dan Diamond...

Rental Surabaya
Showing posts with label social media. Show all posts
Showing posts with label social media. Show all posts

December 30, 2014

$1,99 per Bulan untuk Facebook

Surabaya, CocoNotes - Entah hoax atau benar, link ini menyebutkan bahwa salah satu kado tahun baru 2015 ini bagi pecinta dunia maya adalah bahwa Facebook akan berbayar $1,99 per bulan mulai Januari 2015.

Jika berita ini benar, maka ini akan mengecewakan banyak orang, karena sudah banyak orang yang terbiasa menggunakan layanan Facebook secara gratisan. Di sisi lain, dengan berbayarnya Facebook, maka ini akan menyelamatkan generasi bangsa agar tidak kecanduan Facebook yang berdampak banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. 

Bisa dibayangkan, meskipun Facebook mensyaratkan penggunanya yang berusia 13 tahun ke atas, tetapi anak tujuh tahun pun sudah bisa menggunakan Facebook berikut fasilitas dan layanan lainnya. Seperti status, chat, main game, dan aplikasi-aplikasi lain. Selain itu, juga sponsor-sponsor yang kadang belum saatnya untuk ditampilkan pada anak usia kurang dari 13 tahun maupun remaja belasan tahun. 

Intinya, dengan berbayarnya Facebook, memang akan mengurangi fungsi sosial pengguna dengan berbagai dampak positif dan negatifnya. Terlebih banyak juga para pelaku bisnis kecil dan home industry yang memanfaatkan fungsi pemasarannya dengan menggunakan Facebook. 

Tetapi never sad gaess, karena masih banyak media sosial yang dapat digunakan oleh para pebisnis kecil untuk mengomunikasikan bisnisnya di media online yang gratisan.  

July 18, 2014

Ramadhan 1435 H: Bulan Juli yang Penuh Peristiwa

Pic. Social Media Picture
Surabaya, CocoNotes - Bulan Ramadhan, merupakan bulan yang dinanti dan dirindu oleh setiap ummat Islam. Di manapun, dan usia berapapun. Sejak bulan Rajab datang, doa dan harap yang dilantunkan adalah menjumpai bulan Ramadhan.

Tahun 2014 ini, Bulan Ramadhan jauh pada 28/29 Juni sampai 28 Juli 2014. Bulan yang penuh dengan peristiwa, menguji kebijakan ummat Islam dalam menghadapi dan menyikapi setiap peristiwa, agar setiap peristiwa tersebut menjadi pelajaran dan hikmah.

Peristiwa heboh yang cukup menyita publik adalah pemilihan presiden atau pilpres 2014. Kampanye dan upaya dukung mendukung Capres-Cawapres menjadi ajang lahirnya isu, cela-mencela, black campaign (kampanye hitam). Ramblings, mumbling, gossips, propaganda, desas-desus, isu negatif, terlontar online maupun offline. media, mulai media penyiaran, percetakan, media sosial pun menjadi ajang kasak-kusuk, saling cela, saling dukung, saling olok, baik dalam bentuk kata-kata maupun gambar, meme, hingga karikatur dan sebagainya.

Selain bersamaan dengan Pilpres 2014, Ramadhan ini pun bersamaan dengan perisiwa besar dunia, yang diselenggarakan oleh FIFA, Event Piala Dunia (World Cup) di Brazil yang penuh eksotika dan romantika kemenangan Jerman dan kekalahan Argentina. Kekalahan Brazil di kandang sendiri pun menjadi berita yang menusuk hati masyarakat Brazil.

Belum selesai keriuhan media mengenai Pilpres, quick count, real count, gegap gempita Piala Dunia di Brazil, dan sebagainya. Peristiwa yang menghebohkan dunia dan memerihkan hati ummat manusia dan khususnya ummat Islam di seluruh dunia pun datang. Terjadi penyerangan Israel terhadap Rakyat Palestina di Gaza. Dan, ramailah doa, tangis, harap, celaan terhadap Israel di sekian jenis media. Gambar derita rakyat Palestina, anak-anak, serta semangat rakyat Palestina pun bermunculan di media. Mengetuk dan membuka mata, mengajarkan seluruh ummat bagaimana harus menyikapi hidup dan kehidupan.

Peristiwa yang cukup memeriahkan dan menggemparkan dunia sekaligus tersebut masih belum berakhir. Menjelang sepuluh hari ketiga bulan Ramadhan, kabar memilukan pun datang lagi. Pesawat Malaysia Airlines MH17 dikabarkan terjatuh di Ukraina akibat tertembak rudal. Pesawat berpenumpang 295 orang tersebut harus hangus dan memberi duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, dan juga hati-hati anak manusia di penjuru dunia. Betapa tidak, pesawat yang merupakan sarana transportasi publik, yang tidak seharusnya menjadi korban, harus dikorbankan oleh tembakan rudal .... entah ada kesengajaan atau tidak ....

Dan, kembali, tangis pilu, pedih dan redam pun mengisi hati ummat manusia di dunia. Ragam peristiwa selama Ramadhan 1345 H pemberi hikmah, tergantung bagaimana menyikapi, menghadapi, dan memetiknya ......

July 13, 2014

Di Balik Perbedaan Hasil Quick Count: Uraian Dari Satu Perspektif

Pic. Bertebaran di BB profile
Surabaya, CocoNotes - Pemilihan presiden a k a pilpres 2014 yang hanya meluncurkan dua pasang kandidat seolah merupakan ajang grand final piala dunia ataupun kontes kecantikan. Seru, menegangkan, dan membuat pemirsa/masyarakat pendukung finalis geregetan.

Terlebih, seusai pencoblosan, beberapa lembaga survei meluncurkan hasil penghitungan cepat (quick count) dengan hasil yang berbeda-beda. Di mana, hasil quick count tersebut langsung disambut dengan gemuruh kemenangan oleh para capres-cawapres yang memperoleh jumlah keterpilihan lebih tinggi. Bahkan sampai-sampai langsung diselenggarakan deklarasi kemenangan sampai ada yang nangis-nangis.

Namun demikian, dengan hanya dua pasang Capres-Cawapres, dan banyaknya lembaga survei yang melakukan quick count, maka hasil quick count yang dihasilkan juga berbeda. Dampaknya, kedua kubu mendeklarasikan kemenangan masing-masing. Dan tuduh menuduh terhadap kredibilitas lembaga survei pun dipersoalkan hingga menjadi debat kusir di wilayah pengguna akhir. Dan, ramailah media dan social media dengan saling memojokkan antar kubu.

Mengapa sampai terjadi perbedaan hasil quick count? Jika ditinjau secara metodologi statistik a k a metode penelitian, perbedaan ini bukan disebabkan oleh adanya keberpihakan semata, tetapi oleh teknik sampling yang digunakan.

Dalam ilmu statistik, teknik pengambilan sampel meliputi dua jenis, yaitu probability sampling dan nonprobability sampling. Nonprobability sampling, artinya tidak semua sampel memiliki peluang untuk menjadi sampel. Hanya sampel yang memiliki kriteria tertentu yang dapat dijadikan sebagai sampel.

Sementara itu, probability sampling, artinya semua sampel memiliki peluang untuk dijadikan sebagai sampel. Dalam tipe probability sampling, ada yang teknik pengambilan sampel secara simple random sampling (acak sederhana), ada juga yang diacak dengan jumlah proporsional.

Teknik sampling inilah yang akhirnya membedakan hasil quick count pemilihan presiden 2014 pada masing-masing lembaga survei. Terutama ketika lembaga survei memilih sistem acak sederhana, yang dapat berdampak pada menggerombolnya sampel hanya pada wilayah tertentu. Sementara, bagi yang memilih sistem acak proporsional, hasilnya tentu akan juga berbeda lagi, karena unit sampel yang dipilih juga berbeda.

Yang paling menohok, adalah ketika lembaga survei menggunakan sistem nonprobability sampling. Di sini, hanya sampel dengan kriteria tertentu yang akan dipilih. Nah, perbedaan kriteria yang mencolok pastinya akan sangat mempengaruhi hasil survei yang berbeda.

Penentuan jumlah sampel itu sendiri dilakukan dengan menggunakan perhitungan atau formulasi tertentu, Slovin atau Yamane misalnya, atau proporsi populasi, sehingga jumlah sampel yang diambil benar-benar mewakili populasi (representatif). Dalam penelitian ilmiah saja, marjin yang ditolelir secara umum lima persen (5%), dan sangat jarang yang menolelir marjin 10%.

Dalam quick count itu sendiri, sebagai sebuah bentuk hitungan cepat, maka yang dilakukan oleh lembaga survei tersebut juga berdasarkan laporan cepat dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diterima oleh masing-masing lembaga survei, sehingga hasilnya pun menjadi berbeda. Apalagi, sungguh luasnya jangkauan nusantara, dengan kadar kecepatan internet (jaringan online) yang dikategorikan lemot, serta dukungan perangkat lunak (software) yang belum mumpuni baik dari sisi perangkatnya maupun sumberdaya manusianya. Dengan demikian, TPS, sebagai unit sampel, yang masuk dalam olahan lembaga survei juga berbeda, sehingga hasil hitungannya juga akan berbeda.

So, be smart guys. Jangan terburu-buru saling menuduh adanya kecurangan oleh pihak-pihak tertentu. Be positive thinking a k a khusnudhon pada sesama saudara. Bagaimanapun Capres-Cawapres yang menjadi kandidat saat ini adalah manusia pilihan. Bukankah tidak semua orang memiliki kesempatan untuk maju di tingkatan wilayah tersebut?

Dan, akhirnya, menjadi masyarakat cerdas, rasional, dan berkarakter adalah pilihan untuk tetap tenang dalam berkehidupan masyarakat. Terlebih dalam menghadapi media massa kini yang tidak bebas dari konstruksi realitas pesanan ....

April 30, 2014

Computer Mediated Communication, Bahkan Satu Meja Sekalipun

Surabaya, CocoNotes - Penggunaan saluran komunikasi bermedia komputer telah mampu memperpendek jarak komunikasi yang dipisahkan oleh tempat. Para TKI yang berada di luar negeri sekalipun dapat dengan mudah berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia hanya dengan bantuan gadget. Terlebih, dewasa ini, layanan gadget semacam smartphone, berbagai jenis mulai iphone, ipad, android, blackberry, dan lain-lain telah terpenuhi dengan mudah dan murah.

Dengan demikian, layanan instan messenger semacam  BBM (Blackberry Messenger), we chat, WA (Whatsapp), Kakao Talk, facebook, twitter, pinterest, instagram, ubersocial, dan sebagainya telah mampu mengalahkan, email, SMS dan MMS, dan dapat menghubungkan komunikasi tanpa kenal jarak dan waktu. Sepanjang ada jaringan internet dan paket layanan operator yang memadai, semua dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan murah.

Pastinya, bukan hanya TKI yang menggunakan fasilitas yang dapat dipenuhi oleh gadget tersebut, akan tetapi siapa pun, dapat melakukan komunikasi bermedia jaringan.
Yang kemudian menjadi lucu adalah, ketika dalam satu bangku pun, komunikasi dilakukan dengan saling memencet keypad gadget. Sehingga tidak ada canda tawa renyah yang menyertai sebuah pertemuan, karena masing-masing sibuk dengan keypad gadgetnya. Dan justru semuanya tersenyum-senyum sendiri sambil memandang monitor gadgetnya.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh IDC, mahasiswa komunikasi PTS di Surabaya yang merasa aneh saat terlibat pertemuan dengan kawan lamanya. Kawan-kawan yang telah terpisah selama lima tahun, dipertemukan melalui media sosial yang diakses melalui gadget, dan memutuskan untuk bertemu. Namun, ketika pertemuan terjadi, komunikasi interpersonal face to face hanya dilengkapi dengan say hello, dan dilanjutkan dengan aktivitas pencet-pencet gadget.

Hal seperti ini tentunya berpengaruh terhadap kepekaan kebersamaan, keeratan, dan keakraban. Selanjutnya, mempengaruhi sensitivitas dan empati individu terhadap individu lainnya ....

December 5, 2013

Melek Media: Berhati-hati dalam Menerima dan Menyampaikan Informasi

Hati-hati dalam setiap hal (doc. Pribadi, Lokasi, kebun Bibit Manyar, Surabaya)
Surabaya, CocoNotes – Beberapa hari yang lalu media dihebohkan dengan berita Pekan Kondom Nasional yang kontroversial itu. Melalui pemberitaan media yang meluncur dengan deras akibat pesatnya penggunaan teknologig informasi, maka gaung program yang digagas oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dan dijalankan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) dan salah satu produsen kondom tersebut makin membahana di dunia maya. Bahkan saya sempat menuliskannya di Kompasiana, karena turut senewen mendengar berita tersebut. Sedemikian hebatnya peran teknologi informasi dalam mewacanakan sebuah berita, sehingga bisa menggerakkan opini hampir sebagian besar masyarakat Indonesia, sehingga berita tersebut berbuah opini pro dan kontra dari berbagai sudut pandangdi berbagai media, mulai televisi, facebook, twitter, facebook, dan ragam social media lainnya.

Lantas, apa hubungannya dengan melek media? 
Saat membaca buku Sholihin (2007), buku tersebut menyarankan agar masyarakat melek media. Artinya dalam menerima informasi maka seseorang diharuskan untuk mencermati kebenaran informasi tersebut sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan selanjutnya, baik menyebarkan berita maupun merespon berita tersebut baik respon positif maupun negatif. Dalam penjelasannya tersebut, Sholihin mengutip salah satu Ayat Al-Quran Surat Al Hujurat (49) ayat (6) yang artinya: 

"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian orang fasik dengan membawa berita, maka telitilah berita itu agar kalian tidak memberikan keputusan kepada suatu kaum tanpa pengetahuan sehingga kalian akan menyesali diri atas apa yang telah kalian kerjakan." 

Selanjutnya, Sholihin nmengutip pendapat Ibnu Qoyyim yang mendefinisikan an-naba' dalam ayat ini sebagai berita yang masih belum pasti yang disampaikan pembawa berita. Attabayyun adalah mencari penjelasan hakikat berita itu dan memeriksa seluk beluknya. Sedangkan menurut Imam Asy-Syaukani, tabayyanu berarti at-ta'arruf wa tafahhush (mengidentifikasi dan memeriksa) atau mencermati sesuatu yang terjadi dari berita yang disampaikan. 

Seberapa pentingkah tabayyun bagi kehidupan manusia?
Tabayyun penting bagi kehidupan manusia, baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial. Dengan melakukan tabayyun, maka seseorang akan berhati-hati dalam menerima dan menyampaikan informasi agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al Quran Surat Al Hujurat ayat 6 di atas bahwa kita dilarang untuk memberikan keputusan tanpa pengetahuan, karena jika hal itu dilakukan maka kita akan menyesali pebuatan kita saat kita menyadari betapa kekhilafan kita berdampak buruk pada diri kita maupun orang lain. 
Gymnastiar (2003) menjelaskan bahwa bagi siapa saja yang ingin terjaga dari perbuatan zalim, bertabayyun adalah formula agar jangan sampai kita menimpakan musibah kepada seseorang atau suatu kaum hanya karena kesalahan informasi. Selalu mencari informasi dengan hati-hati dan tidak tergesa-gesa mengambil keputusan, hanya karena emosi dan egoisme. Kebiasaan untuk melakukan cek dan ricek atau tabayyun akan membuat kita mengambil tindakan dan keputusan yang lebih adil. Salah satu upaya bertabayyun adalah memperkaya diri dengan informasi, wawasan, ilmu, dan pengalaman. Makin kaya dengan ilmu, pengalaman, informasi, dan wawasan, maka kita akan makin arif dalam bertindak. 
Penyebaran informasi yang tidak berdasar akan berakibat pada datangnya fitnah, yang mana fitnah itu telah dikecam sebagai perbuatan yang lebih keji dibandingkan dengan pembunuhan. Oleh karena itu Gymnastiar (2005) menyarankan agar kita selalu mengupayakan selalu untuk ber-husnudzon (berprasangka baik) kepada saudara seiman; dan melakukan tabayyun (cek dan ricek) kepada sumber tepercaya, khususnya kepada orang yang bersangkutan, jika kita mendapat ujian berupa berita tak menyenangkan. 

Tabayyun dan Asas Praduga Tak Bersalah dalam Hukum di Indonesia 
Negara Indonesia adalah negara hukum (rechsstaat). Pernyataan tersebut ditegaskan dengan sangat jelas dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Amandemen ketiga Pasal 1 ayat (3) bahwa: “Negara Indonesia adalah negara hukum.” 
Immanuel Kant (dalam Koetter, 2010) mengungkapkan bahwa konsep rechtsstaat menjelaskan bagaimana negara dibentuk dan dikonseptualisasikan, diikat, dan dibatasi oleh undang-undang melalui tiga cara, yaitu: 
  • Administrasi negara didasarkan pada hukum (“Gesetzmäßigkeit der Verwaltung”). 
  • Regulasi dalam hukum formal harus memenuhi kebutuhan atas semuau tindakan negara yang relevan dengan kebebasan individu dan hak milik (“Gesetzesvorbehalt”). 
  • Semua tindakan administratif harus diarahkan pada judicial review
Secara teoritis, rechtsstaat dapat diaplikasikan di setiap negara yang memiliki pemahaman konstitusional terhadap peraturan perundang-undangan, seperti monarki konstitusional dan republik, di mana peraturan perundang-undangan dalam rechtsstaat memberikan keadilan (justice) dan komitmen terhadap kesejahteraan (common good) (Haddorff, 2010). Artinya dalam negara hukum ada prinsip-prinsip yang dianut sebagai pedoman dalam penyelenggaraan hukum yang ditujukan untuk memberikan keadilan dan kesejahteraan. 

Lantas apa hubungannya dengan tabayyun dan melek media? 
Dalam struktur perundang-undangan negara Indonesia, Indonesia menganut asas praduga tidak bersalah saat ada kasus pidana maupun perdata yang diduga dilakukan oleh pelaku. Nasution dan Zein (2006) mengutip Pasal 11 (1) Deklarasi Universal mengenai asas praduga tidak bersalah, yaitu bahwa: “Setiap orang yang dituntut karena diduga melakukan suatu tindak pidana dianggap tidak bersalah, sampai dibuktikan kesalahannya menurut hukum dalam suatu peradilan yang terbuka, di mana dia memperoleh semua jaminan yang diperlukan untuk pembelaannya”. 
Bunyi deklarasi tersebut dijelaskan oleh Nasution dan Zein bahwa: Hak semua orang untuk diangap tidak bersalah sampai terbukti bersalah di pengadilan merupakan salah satu hak inti yang dimiliki seorang tersangka atau terdakwa. Asas praduga tak bersalah (presumption of innosence) merupakan asas yang dimuat dalam instrumen-instrumen internasional dan regional hak asasi manusia. Instrumen tersebut adalah: 

Instrumen internasional: 
  • Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik, Pasal 14 (2) 
  • Dokumen A. Konvensi mengenai Hak-hak Anak, Pasal 40 (2b dan i) Dokumen A.9. 
  • Kumpulan Prinsip untuk Perlindungan Semua Orang saat Penahanan dan Pemenjaraan, Prinsip 36 (1) Dokumen H.3 
  • Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak-hak semua Buruh Migran dan Anggota Keluarganya (1990), Pasal 18 (2) Dokumen A.10. 
  • Statuta Roma mengenai Pengadilan Pidana Internasional (1998), Pasal 66 Dokumen Q.3. 
Instrumen Regional: 
  • Piagam Afrika (Banjul) tentang Hak Asasi Manusia dan Penduduk, Pasal 7 (1b) Dokumen S.3.1. 
  • Konvensi Amerika tentang hak Asasi Manusia, pasal 8 (2) Dokumen S.2.2. 
  • Deklarasi Amerika tentang Hak dan Tanggung jawab manusia, pasal XXVI Dokumen S.2.1. 
  • Konvensi Eropa untuk Perlindungan Hak Asasi dan Kebebasan Fundamental Manusia, Pasal 6 (2) Dokumen S.1.1. 
Winarta (2009) menjelaskan betapa pentingnya asas praduga tak bersalah salam sebuah proses peradilan melalui pernyataanya sebagai berikut: 
Proses peradilan yang mengabaikan asas praduga tidak bersalah telah menyalahi proses peradilan yang adil dan fair, karena itu, asas praduga tidak bersalah (presumption of innocence) harus dipegang teguh dalam rangka "due process of law". Pentingnya asas praduga tidak bersalah secara moral akan menjaga seseorang untuk tidak tergesa-gesa menvonis orang lain sebelum membuktikan kebenaran asumsinya atau dakwaannya. Meskipun upaya penyidikan dan penahanan dilakukan untuk melakukan penegakan hukum dan keadilan, tetapi jika dilakukan dengan tergesa-gesa tanpa ada penyidikan dan pembuktian secara prosedural dan dengan sungguh-sungguh maka dampaknya bukan pada penegakan peradilan, tetapi akan mengarah ke arah fitnah. 
Winarta juga mengungkapkan dengan jelas bagaimana penahanan kepada seseorang harus dilakukan dengaan hati-hati, yang didasarkan pada alasan yang jelas dan masuk akal, karena andaikata tersangka atau terpidana tersebut kemudian tidak terbukti bersalah maka hak asasi manusia dari tersangka atau terdakwa sudah mengalami penderitaan, yaitu dengan telah dikurung dan tidak dapat bepergian secara bebas. Belum lagi reputasi dan nama baiknya sudah dilanggar seolah-olah sudah dinyatakan bersalah. 
Bahkan Gustiawan (2007) mengutarakan dalam proses penyidikan tindak pidana di sektor perpajakan pun menganut asas praduga tidak bersalah. Dengan berdasar pada Keputusan Dirjen Pajak No. KEP-272/PJ/2002, 17-05-22, Pasal 7-23, Gustiawan menjelaskan bahwa “Asas praduga tidak bersalah, bahwa setiap orang yang disangka, dituntut, dan atau dihadapkan di muka sidang pengadilan, wajib dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan, wajib dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan memperoleh kekuatan hukum tetap”. 
Artinya, di wilayah apapun bertabayyun adalah hal penting sebelum menyebarluaskan informasi agar tidak sampai menyesalkan perbuatan yang dilakukan secara terburu-buru oleh nafsu angkara, iri, hasud, yang hanya mengedepankan emosi. (Semoga kita terhindar dari hal-hal yang demikian) 

Penutup 
Akhirnya, dengan membaca uraian di muka sikap berhati-hati dalam menerima, menggunakan, dan menyampaikan informasi, melalui media apapun adalah sebuah hal yang krusial, karena jika tidak maka ketidakhati-hatian tersebut akan mengarah pada fitnah yang tidak hanya mencelakakan orang lain, tetapi juga akan mencelakakan diri sendiri, baik secara langsung maupun tidak langsung. Karena orang yang menyadari kesalahannya setelah melakukan kesalahan akan didera penyesalan yang membuat batin merasa tidak tenang. Sikap berhati-hati dalam ajaran agama diisyaratkan melalui pentingnya bertabayyun, sementara dalam hukum positif di Indonesia, negara Indonesia mengedepankan berlakunya asas praduga tidak bersalah. Dengan berhati-hati dalam menerima dan menyampaikan informasi, serta mengedepankan akal sehat dan ketenangan hati dan pikir, maka diharapkan akan diperoleh hubungan bermedia yang lebih dewasa dan rasional.

Referensi: 
  • Gustiawan, S. Uwon. 2007. Pedoman Praktis Ketentuan Umum dan Tata cara Perpajakan, Jakarta: Gramedia Widyasarana Indonesia. 
  • Gymnastiar, Abdullah. 2003. Menjemput rezeki dengan berkah: Kumpulan Tulisan Tausiyah. Jakarta: Penerbit Republika. 
  • Gymnastiar, Abdullah. 2005. Inilah indahnya Islam dengan MQ, MQS Pub. 
  • Haddorff, David. 2010. Barth and Democracy: Political Witness without Ideology, diedit oleh Daniel L. Migliore, dalam Commanding Grace: Studies in Karl Barth's Ethics, Wm. B. Eerdmans Publishing Co., 2010, h. 96-121.
  • Koetter, Matthias. 2019. Rechtsstaat und Rechtsstaatlichkeit in Germany, di dalam Matthias Koetter/Gunnar Folke Schuppert, Understandings of the Rule of Law in Various Legal Orders of the World, Rule of Law Working Paper Series, Nr. 1, Berlin, 2010 (ISSN 2192‐6905).
  • Nasution, Adnan Buyung dan A. Patra M, Zein. 2006. Instrumen Internasional Pokok Hak Asasi Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, Bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia dan Kelompok Kerja Ake Arif. 
  • Sholihin, Oleh. 2007. SOS, Save Our Soul. Jakarta: Gema Insani Press. 
  • Winarta, Frans Hendra. 2009. Suara Rakyat Hukum Tertinggi, Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

September 26, 2012

Promosi Usaha Mudah melalui Direktori Bisnis Indonesia

Direktori Bisnis Indonesia merupakan direktori yang tepat bagi para pengusaha di Indonesia. Melalui direktori bisnis, calon konsumen akan dengan mudah menemukan produk yang diinginkan, karena sebuah direktori bisnis akan mengklasifikasi produk atau jasa sesuai dengan spesifikasi masing-masing. Namun demikian, tidak semua direktori bisnis memberikan hasil maksimal bagi pengusaha dalam berpromosi. Salah satu direktori bisnis Indonesia yang menawarkan promosi online yang efektif adalah Kekerku.com. Kekerku.com adalah situs Direktori Bisnis di Indonesia yang didirikan pada tahun 2011 oleh PT. Keker Global Media, sebagai sebuah perusahaan Indonesia yang akan mendukung seluruh perusahaan yang berorientasi bisnis di Indonesia. Melalui Kekerku.com, pengusaha bisa mempromosikan produk dengan lebih efektif, karena bisnis yang dipromosikan akan ditempatkan dalam kategori-kategori dan subkategori bisnis untuk memudahkan calon pembeli dalam memilih produk yang diharapkan. Sebagai contoh bisa dilihat pada direktori bisnis berikut:

Adanya kategori bisnis tersebut memudahkan calon pembeli untuk menuju bisnis yang menyediakan produk yang dicari, karena ketika calon pembeli melakukan klik pada kategori tertentu maka akan di bawa ke halaman yang menyediakan serangkaian list penyedia produk berdasarkan kategori sebagaimana bisa dilihat pada screenshot berikut:

Screenshot di atas menunjukkan bisnis yang menyediakan produk sesuai dengan yang dicari oleh konsumen dengan desain yang rapi. Thumbnail yang menarik, Snipet (deskripsi ringkas) tentang bisnis, button 'LEBIH DETAIL' dan button 'LIHAT WEBSITE' yang memudahkan pembeli untuk mencari tahu secara lebih detail mengenai bisnis yang dipromosikan, baik menuju penjelasan detil bisnis di Kekerku.com maupun langsung menuju website pengusaha. Selain itu ada juga button 'SHARE KE TEMAN' yang membantu pengunjung untuk membagi informasi tentang bisnis tersebut kepada teman-teman di social media. Nah, efektif dan efisien bukan.
Terus, bagaimana agar seorang pengusaha bisa mempromosikan bisnisnya di direktori bisnis Indonesia ini? Mudah sekali. Dengan menjadi member secara gratis, maka pengusaha sudah bisa mempromosikan bisnis melalui direktori bisnis Indonesia ini dengan mengambil paket Free Listing.
Namun demikian, bagi pengusaha yang mengharapkan tampil dalam fitur eksklusif, Kekerku.com menawarkan juga beberapa paket, mulai dari paket Basic Listing, Silver Listing, dan Gold Listing. Pastinya, masing-masing paket memiliki keunggulan-keunggulan yang menunjang keberhasilan bisnis yang dipromosikan.
Terus, siapa sih sebenarnya Kekerku.com dan mengapa harus memilih promosi melalui Kekerku.com? Ya, karena Kekerku.com memiliki keunggulan yang akan membantu memajukan bisnis dan usaha yang dipromosikan, antara lain sebagai berikut:
  • Kekerku.com merupakan situs online direktori tercepat di Indonesia. 
  • Kekerku.com menawarkan jasa Optimisasi SEO (Search Engine Optimization) yang berguna agar usaha yang dipromosikan mudah diindeks dan ditemukan oleh mesin pencari . 
  • Kekerku.com memastikan usaha anda akan berada di ranking teratas dalam mesin pencari seperti Google, Bing dan Yahoo pada setiap harinya selama 24 jam dengan kata kunci tertentu yang diberikan. 
  • Kekerku.com menawarkan beragam pilihan paket listing yang sesuai dengan keinginan pengusaha dengan harga yang kompetitif. 
  • Kekerku.com dengan bangga mempromosikan profil dan informasi usaha yang menjangkau seluruh dunia dan tentunya akan mendatangkan para calon konsumen baru. 
  • Kekerku.com akan memasukkan beragam konten berupa tulisan, foto dan juga google map untuk mempermudah calon konsumen dalam menemukan usaha yang dipromosikan. 
  • Kekerku.com siap untuk membawa usaha yang dipromosikan kepada komunitas online terbesar di dunia melalui beragam social media.
  • Kekerku.com merupakan situs online direktori tercepat di Indonesia. 
  • Kekerku.com menawarkan jasa Optimisasi SEO (Search Engine Optimization) yang berguna agar usaha yang dipromosikan mudah diindeks dan ditemukan oleh mesin pencari . 
  • Kekerku.com memastikan usaha anda akan berada di ranking teratas dalam mesin pencari seperti Google, Bing dan Yahoo pada setiap harinya selama 24 jam dengan kata kunci tertentu yang diberikan. 
  • Kekerku.com menawarkan beragam pilihan paket listing yang sesuai dengan keinginan pengusaha dengan harga yang kompetitif. 
  • Kekerku.com dengan bangga mempromosikan profil dan informasi usaha yang menjangkau seluruh dunia dan tentunya akan mendatangkan para calon konsumen baru. 
  • Kekerku.com akan memasukkan beragam konten berupa tulisan, foto dan juga google map untuk mempermudah calon konsumen dalam menemukan usaha yang dipromosikan. 
  • Kekerku.com siap untuk membawa usaha yang dipromosikan kepada komunitas online terbesar di dunia melalui beragam social media
Kelebihan lainnya adalah bahwa Kekerku.com merupakan direktori bisnis Indonesia yang dilengkapi dengan dokumen legalitas, seperti SIUP dan NPWP, sehingga membuat pengusaha merasa aman dan terjamin dalam menjalin kemitraan dengan Kekerku.com.So, tunggu apalagi, daftar saja segera di SINI, dan buktikan promosi mudah melalui direktori bisnis Indonesia.


CocoGress