Beli Roti atau Beli Apartemen Bos? Rame Banget

Surabaya, CocoNotes - Padatnya pengunjung event pemilihan unit Westown View yang diselenggarakan di Grand City Ballroom Level 4 dan Diamond...

Rental Surabaya
Showing posts with label Pemasaran. Show all posts
Showing posts with label Pemasaran. Show all posts

November 11, 2013

Strategi Pemasaran dengan Toko Online: Faster, Cheaper, Better

Surabaya, CocoNotes – Di era teknologi informasi yang semakin menggeliat ini siapa pun akan lebih senang jika bisa memenuhi kebutuhan dan keinginannya dengan prinsip lebih cepat, lebih murah, lebih baik (faster, cheaper, better). Oleh karena itu, produsen dan pemasar harus jeli dalam membangun strategi pemasaran yang mampu melayani konsumennya dengan prinsip lebih cepat, lebih murah, lebih baik. Kejelian pemasar dan produsen tersebut kini bisa diwujudkan dengan membangun toko online yang menyediakan produk lebih murah dengan sistem pembayaran yang fleksibel dan pengiriman yang cepat dan tepat. 

Camera.co.id, Toko Kamera Murah di Indonesia 
Sebut saja toko kamera online yang menggunakan domain Camera.co.id, sebuah toko kamera online yang menyediakan beragam jenis produk kamera dengan jangkauan harga yang lebih murah. 

Tampilan depan Situs Camera.co.id. Toko Kamerah Murah di Indonesia
Melalui toko kamera online tersebut, konsumen bisa memilih kamera murah dari segala jenis merek tetapi berkualitas, karena Camera.co.id menyediakan merek dan tipe kamera yang banyak diminati oleh masyarakat dari produsen ternama. Seperti kamera Canon, Nikkon, Sony, Panasonic, dan sebagainya. Dengan banyaknya ragam jenis dan tipe produk kamera yang disediakan, maka konsumen bisa lebih leluasa memilih produk yang sesuai dengan keinginan, kebutuhan, dan dompetnya. Terlebih, Camera.co.id juga menyediakan sistem pembayaran yang memudahkan konsumen, karena konsumen bisa melakukan pembayaran melalui transfer tunai dan antar bank, ATM, ataupun Kartu Kredit dan Kaspay. Di mana semua informasi tersebut bisa diperoleh melalui situs Camera.co.id yang informatif dan komunikatif.

Metode Pembayaran Toko Kamera Murah Online

Tiga Langkah 123 di Camera.co.id 
Transaksi di Camera.co.id adalah transaksi yang mudah, cepat, dan murah. Hanya dengan 3 langkah, maka kamera sudah siap dikirim ke lokasi konsumen. 
Langkah 1. Pilih kamera, yaitu memilih kamera yang ingin dibeli, yaitu dengan meng ‘klik’ gambar kamera yang ingin dibeli. 
Langkah 2. Masukkan keranjang, yaitu meng ‘klik’ tombol ‘add to card’. Maka akan muncul halaman seperti ini. Jika masih ingin belanja lagi maka tombol saja 'continue shopping', jika sudah selesai belanja klik tombol 'checkout'.

Langkah 3. Isi data pribadi. Pengisian data pribadi ini berhubungan dengan proses pembayaran dan pengiriman barang yang juga bisa dilakukan hanya dengan 3 langkah, yaitu: 
  • Langkah 1. Isi Contact Information, dilakukan dengan mengisi username dan password atau daftar sebagai anggota baru.
  • Langkah 2. Isi Lembar Tagihan (Billing), dilakukan dengan mengisi alamat lengkap di mana barang ingin dikirimkan.
  • Langkah 3. Isi Lembar Pengiriman (Shipping), yaitu cara pengiriman, apakah melalui TIKI, atau JNE dan jumlah biaya pengiriman yang dibebankan kepada konsumen. 

Setelah ketiga langkah di atas selesai dilakukan maka konsumen tinggal melakukan pembayaran melalui metode pembayaran yang bisa dipilih sendiri oleh konsumen. Dan invoice pun sudah bisa dilihat secara online, sehingga konsumen bisa melakukan pengecekan ketepatan barang yang dikirim dengan invoice yang disampaikan secara online.

Invoice pun Sudah Bisa Dilihat Oleh Konsumen
Dengan kemudahan yang diberikan oleh Camera.co.id tersebut, maka konsumen akan lebih mudah dalam membeli kamera murah secara online. Dengan sistem pembayaran yang mudah, fleksibel, dan banyak pilihan, konsumen merasa dimudahkan. Dan sistem pengiriman yang jelas akan menambah kepercayaan konsumen dalam melakukan transaksi. 

Search Engine Optimation (SEO)
Selain melalui sistem transaksi yang mudah, murah, dan cepat, sebuah toko online juga harus ramah dengan mesin pencari (search engine), sehingga mudah ditemukan oleh konsumen. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan optimasi kata kunci yang mudah ditangkap oleh mesin pencari, yaitu melalui search engine optimation (SEO) dan membangun backlink sebanyak-banyaknya. Situasi dan kondisi tersebut disadari oleh Camera.co.id, oleh kaenanya, Camera.co.id menyelenggarakan kontes seo Camera.co.id dengan melibatkan para blogger agar bisa meraih backlink dalam jumlah besar. Bukan hanya itu, melalui penyelenggaraan kontes seo, maka Camera.co.id Toko Kamera Murah di Indonesia akan meningkatkan popularitasnya (link popularity) di mesin pencari. Dengan menyelenggarakan event semacam itu maka setiap hari akan ada banyak blogger dan pembaca blog yang membuka situs Camera.co.id yang secara otomatis meningkatkan popularitasnya.Dengan demikian, jika ada konsumen yang tengah mencari toko kamera atau kamera murah, dan mengetikkan kata kunci tersebut maka mesin pencari akan segera menangkap Camera.co.id dan meletakkannya di halaman p0ertama mesin pencari. Dan konsumen pun dengan mudah menemukan situs toko online yang menyediakan kamera murah.

September 26, 2012

Internet dan Fenomena Bisnis di Indonesia

Perkembangan penggunaan internet di Indonesia menjadi tantangan bagi pemasar untuk memanfaatkan internet sebagai sarana dalam implementasi strategi pemasaran. Survei Nielsen (2011) menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, secara umum konsumsi Internet di Indonesia meningkat dari 8% menjadi 21% dengan frekuensi penggunaan yang mengalami peningkatan pula. Pengguna internet yang menggunakan internet setiap hari meningkat paling signifikan, yaitu dari hanya 3% menjadi 25%. Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa 80% di antara pengguna internet tersebut memprediksi akan membeli sesuatu secara online dalam 6 bulan mendatang. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa dewasa ini penggunaan internet untuk melakukan transaksi online banyak dipraktikkan oleh perusahaan.
Nielsen (2011) menyebutkan bahwa meningkatnya jumlah pengguna internet yang berbelanja online tersebut disebabkan oleh kenyataan bahwa konsumen semakin memiliki pengetahuan, lebih banyak akses untuk mendapatkan informasi dan menginginkan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan. Dari sisi nilai, konsumen bersedia membayar lebih untuk bahan berkualitas tinggi. Konsumen juga semakin menuntut kualitas seiring dengan meningkatnya daya beli dan kesibukan masyarakat. Selain itu, pada Nielsen Newsletter edisi Juli 2010 (dalam “Belanja Lebih Praktis di Internet”, Chip.co.id., 30 Desember 2010), survei juga menyebutkan bahwa penyebab meningkatnya tren konsumen untuk berbelanja online adalah kenyamanan dan kepraktisan.
Tren tersebut disambut oleh pemasar dengan menerapkan strategi pemasaran secara online terutama dalam hal promosi dalam rangka mengomunikasikan produk/layanan, harga, dan lokasi di mana pembeli bisa mendapatkan produk/layanan yang ditawarkan. Strategi pemasaran yang memadukan marketing mix tersebut banyak ditampilkan oleh perusahaan melalui internet. Selain melakukan promosi, perusahaan juga melakukan aktivitas penjualan secara online. Hal ini terlihat dari banyaknya toko online (online shop) yang menawarkan beragam produk melalui website, blog, maupun jejaring sosial.
Online shop merupakan sebuah toko yang menjual berbagai macam produk melalui internet dengan menggunakan sebuah website. Website tersebut merupakan website interaktif yang dapat menangani permintaan informasi dari seorang konsumen akan sebuah produk sekaligus menangani pesanan (Salim, 2009, p.14; Salim, 2010, p.22). Untuk urusan mencari uang atau berbelanja, online shop menawarkan beberapa keuntungan yang lebih menarik dibanding cara berdagang konvensional. Dengan modal relatif lebih sedikit, seseorang dapat menawarkan produk sampai ke pembeli yang berada di belahan dunia lain, karena online shop tidak membutuhkan tempat secara fisik dan tidak membutuhkan banyak karyawan. Sedangkan untuk pebisnis yang telah jalan, fitur online shop membuat market yang ada lebih berkembang. Namun demikian, penjualan melalui online shop juga memiliki kelemahan, karena pembeli tidak berinteraksi secara fisik dengan penjual dan biaya yang dibebankan kepada konsumen lebih tinggi, karena selain harga produk, pembeli juga dibebani biaya pengiriman. Oleh karena itu, konsumen biasanya mengakses beberapa online shop dalam waktu bersamaan untuk membandingkan harga produk yang sama antara online shop yang satu dengan online shop yang lain (Wicaksono, 2010, p.93). 
Nielsen Newsletter edisi Juli 2010 (dalam “Belanja Lebih Praktis di Internet”, Chip.co.id., 30 Desember 2010) menyebutkan bahwa di Asia Pasifik, produk yang paling banyak dibeli secara online adalah buku, yakni sebesar 52%; diikuti oleh produk pakaian, aksesoris, dan sepatu sebanyak 44%; tiket pesawat terbang sebesar 35%; serta perlengkapan elektronik sebesar 32%. Bagi konsumen di Indonesia, produk dan layanan yang paling banyak dibeli melalui website adalah perangkat komputer (27%) dan software (16%). Para pembeli, pria utamanya lebih suka berbelanja buku (34%), perangkat komputer (33%), serta perangkat elektronik (32%). Sementara, wanita lebih suka membeli pakaian, aksesoris, sepatu, dan buku (43%) serta membeli tiket pesawat (37%) dari Internet.
Nah lo, internet bisa digunakan juga untuk memasarkan produk Indonesia ke mancanegara dengan lebih mudah. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda memulai memaksimalkan internet untuk mendukung bisnis Anda? 

Ref: 
Salim, Joko. Step By Step Bisnis Online. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2009. 
Salim, Joko. Online Etrepreneur. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2010. 
Wicaksono, Yudhy. Panduan Praktis Buka Usaha Dengan Modal Laptop. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2010.

CocoGress