Beli Roti atau Beli Apartemen Bos? Rame Banget

Surabaya, CocoNotes - Padatnya pengunjung event pemilihan unit Westown View yang diselenggarakan di Grand City Ballroom Level 4 dan Diamond...

Rental Surabaya
Showing posts with label Online. Show all posts
Showing posts with label Online. Show all posts

July 13, 2014

Di Balik Perbedaan Hasil Quick Count: Uraian Dari Satu Perspektif

Pic. Bertebaran di BB profile
Surabaya, CocoNotes - Pemilihan presiden a k a pilpres 2014 yang hanya meluncurkan dua pasang kandidat seolah merupakan ajang grand final piala dunia ataupun kontes kecantikan. Seru, menegangkan, dan membuat pemirsa/masyarakat pendukung finalis geregetan.

Terlebih, seusai pencoblosan, beberapa lembaga survei meluncurkan hasil penghitungan cepat (quick count) dengan hasil yang berbeda-beda. Di mana, hasil quick count tersebut langsung disambut dengan gemuruh kemenangan oleh para capres-cawapres yang memperoleh jumlah keterpilihan lebih tinggi. Bahkan sampai-sampai langsung diselenggarakan deklarasi kemenangan sampai ada yang nangis-nangis.

Namun demikian, dengan hanya dua pasang Capres-Cawapres, dan banyaknya lembaga survei yang melakukan quick count, maka hasil quick count yang dihasilkan juga berbeda. Dampaknya, kedua kubu mendeklarasikan kemenangan masing-masing. Dan tuduh menuduh terhadap kredibilitas lembaga survei pun dipersoalkan hingga menjadi debat kusir di wilayah pengguna akhir. Dan, ramailah media dan social media dengan saling memojokkan antar kubu.

Mengapa sampai terjadi perbedaan hasil quick count? Jika ditinjau secara metodologi statistik a k a metode penelitian, perbedaan ini bukan disebabkan oleh adanya keberpihakan semata, tetapi oleh teknik sampling yang digunakan.

Dalam ilmu statistik, teknik pengambilan sampel meliputi dua jenis, yaitu probability sampling dan nonprobability sampling. Nonprobability sampling, artinya tidak semua sampel memiliki peluang untuk menjadi sampel. Hanya sampel yang memiliki kriteria tertentu yang dapat dijadikan sebagai sampel.

Sementara itu, probability sampling, artinya semua sampel memiliki peluang untuk dijadikan sebagai sampel. Dalam tipe probability sampling, ada yang teknik pengambilan sampel secara simple random sampling (acak sederhana), ada juga yang diacak dengan jumlah proporsional.

Teknik sampling inilah yang akhirnya membedakan hasil quick count pemilihan presiden 2014 pada masing-masing lembaga survei. Terutama ketika lembaga survei memilih sistem acak sederhana, yang dapat berdampak pada menggerombolnya sampel hanya pada wilayah tertentu. Sementara, bagi yang memilih sistem acak proporsional, hasilnya tentu akan juga berbeda lagi, karena unit sampel yang dipilih juga berbeda.

Yang paling menohok, adalah ketika lembaga survei menggunakan sistem nonprobability sampling. Di sini, hanya sampel dengan kriteria tertentu yang akan dipilih. Nah, perbedaan kriteria yang mencolok pastinya akan sangat mempengaruhi hasil survei yang berbeda.

Penentuan jumlah sampel itu sendiri dilakukan dengan menggunakan perhitungan atau formulasi tertentu, Slovin atau Yamane misalnya, atau proporsi populasi, sehingga jumlah sampel yang diambil benar-benar mewakili populasi (representatif). Dalam penelitian ilmiah saja, marjin yang ditolelir secara umum lima persen (5%), dan sangat jarang yang menolelir marjin 10%.

Dalam quick count itu sendiri, sebagai sebuah bentuk hitungan cepat, maka yang dilakukan oleh lembaga survei tersebut juga berdasarkan laporan cepat dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diterima oleh masing-masing lembaga survei, sehingga hasilnya pun menjadi berbeda. Apalagi, sungguh luasnya jangkauan nusantara, dengan kadar kecepatan internet (jaringan online) yang dikategorikan lemot, serta dukungan perangkat lunak (software) yang belum mumpuni baik dari sisi perangkatnya maupun sumberdaya manusianya. Dengan demikian, TPS, sebagai unit sampel, yang masuk dalam olahan lembaga survei juga berbeda, sehingga hasil hitungannya juga akan berbeda.

So, be smart guys. Jangan terburu-buru saling menuduh adanya kecurangan oleh pihak-pihak tertentu. Be positive thinking a k a khusnudhon pada sesama saudara. Bagaimanapun Capres-Cawapres yang menjadi kandidat saat ini adalah manusia pilihan. Bukankah tidak semua orang memiliki kesempatan untuk maju di tingkatan wilayah tersebut?

Dan, akhirnya, menjadi masyarakat cerdas, rasional, dan berkarakter adalah pilihan untuk tetap tenang dalam berkehidupan masyarakat. Terlebih dalam menghadapi media massa kini yang tidak bebas dari konstruksi realitas pesanan ....

July 12, 2014

Ketika KPI Tidak Bernyali, Tuntut Masyarakat Untuk Rasional

Surabaya, CocoNotes - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) benar-benar telah membuat geram pemirsa televisi di Indonesia. Betapa tidak, KPI seolah melakukan pembiaran terhadap stasiun televisi swasta besar di Indonesia yang menyiarkan berita pilpres yang bikin bingung pemirsa.

Penyiaran berita yang mengabaikan netralitas secara tajam mengombang-ambingkan opini pemirsa. Masing-masing stasiun televisi membuat realitas berita berdasarkan kepentingan pihak-pihak tertentu untuk membentuk opini pesanan. Pembentukan realitas pemberitaan yang sungguh berdampak tajam terhadap dampak opini, ketika opini yang terlanjur terbentuk ternyata tidak dapat terealisasi.

Tuduh menuduh tindak kecurangan pun mulai disampaikan di media, mempengaruhi pemirsa yang irrasional dan hanya sekedar menerima pemberitaan yang disampaikan. Tanpa merasionalisasi berita yang disampaikan oleh media-media tersebut. Penerimaan masyarakat yang tidak mampu dan tidak mau merasionalisasi berita tersebut pastinya berdampak pada kegeraman masyarakat itu sendiri atas berita-berita terkait kecurangan tersebut.

Oleh karena itu, ketika KPI melakukan pembiaran atas ketidakobyektivan media, masyarakat yang harus rasional dalam menerima berita. Dan tidak turut hanyut dengan arah realitas yang dikonstruksi oleh media.
Pastinya, media yang melakukan hal serupa bukan hanya media televisi, tetapi juga media cetak dan media online lainnya.

Dan, benar, lagu lawas yang dinyanyikan oleh kelompok Nasyida Ria zaman dulu, bahwa: Wartawan adalah ratu dunia. Bila wartawan memuji, dunia ikut memuji. Bila wartawan membenci, dunia ikut membenci ....

Benar pula dalam tuntunan Dinul Islam, sebaiknya bertabayyun sebelum menerima sebuah berita ....

So, jadilah pemirsa cerdas, rasional, agar tidak termakan konstruksi realitas media begitu saja ....

April 13, 2014

Bi-Pro Magazine: Situs Lokal yang Tidak Hanya Jangkau Skala Nasional, Tetapi Go Internasional

Surabaya, CocoNotes – Bi-Pro Magazine merupakan majalah yang dikemas dan disajikan secara online untuk menyampaikan informasi tentang bisnis dan promosi produk dan layanan karya bangsa Indonesia. Lahirnya situs online Bi-Pro Magazine diilhami dari perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, sehingga dapat dijadikan sebagai wahana untuk meningkatkan daya saing lokal menuju daya saing global. Jika sebelumnya, sebuah majalah hanya dapat dinikmati melalui sajian cetak, maka saat ini majalah dapat dinikmati secara elektronik, yaitu melalui majalah online yang disajikan melalui situs atau website. Melalui majalah online ini, informasi yang disampaikan dapat diakses oleh pengguna dengan lebih mudah, lebih cepat, lebih murah, dan lebih fleksibel (easier, faster, cheaper, flexible). 

Bi-Pro Magazine yang beralamat website di http://www.bipro-magazine.com/ dengan posisi kantor di Jalan Cipta Karya Gg. Paus No. 8 RT 03 RW 11 Kelurahan Tuah Karya Pekanbaru, Riau memang telah melakukan terobosan untuk menjadi majalah online bisnis dan promosi nomor 1 di Indonesia dengan jangkauan nasional dan internasional. Bagaimana tidak, dengan menggunakan sistem online Bi-Pro akan dapat diakses oleh siapapun tanpa batasan wilayah kekuasaan. Dengan demikian, meskipun lokasi Bi-Pro Magazine berada di Riau, tetapi dengan sistem online, Bi-Pro Magazine dapat dibaca oleh pembaca di belahan dunia manapun, mulai dari Amerika, Eropa, Australia, Kawasan Asia Timur, Barat, dan Selatan, sepanjang di wilayah tersebut ada sambungan internetnya. 

Majalah Online: Easier, Faster, Cheaper, Flexible 

Majalah online memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan majalah cetak, karena majalah online dapat diakses di mana saja dan kapan saja serta lebih cepat. Hanya dengan klik alamat website majalah, maka pengguna dapat menuju informasi yang diinginkan. Jaringan internet yang kini telah mampu menjangkau siapa saja dan di mana saja, karena internet dapat diakses melalui handphone yang notabene dimiliki oleh semua kalangan demografi, menjadikan siapa saja dapat membaca majalah online di mana pun dan kapan pun mereka mau. Ibaratnya, wherever, whenever, however, whoever, dan whatever, karena di manapun, kapanpun, bagaimanapun, dan apapun beritanya majalah online dapat dinikmati oleh siapapun. 

Sistem indeks dan pengarsipan majalah online juga memungkinkan pembaca dapat mereview informasi yang telah disampaikan beberapa waktu yang lalu, sehingga pembaca yang tidak sempat menikmati informasi terbaru, tetap dapat menikmatinya di kala sempat membacanya. 

Selain itu, jika mengandalkan majalah cetak, maka jangkauannya akan terbatas dan membutuhkan biaya yang lebih mahal untuk biaya cetak dan distribusinya. Melalui website, jangkauannya tidak hanya pada area lokal dan nasional saja, tetapi dapat mengglobal. Selain itu, biaya cetak dan biaya distribusi pun dapat dipangkas, sehingga lebih murah atau efisien. Di mana biaya tersebut dapat dimaksimalkan untuk biaya peningkatan kualitas layanan informasi dan kualitas sistem yang mendukung majalah online tersebut. Sehingga pengguna lebih terpuaskan melalui layanan informasi dan layanan sistem pendukung, serta sisi tampilan majalah. 

Bi-Pro Magazine dalam Perspektif Pemgguna: Kualitas Sistem Informasi dan Kualitas Layanan Informasi 

Model keberhasilan sistem informasi yang dikembangkan oleh DeLone dan McLean dalam Journal of Management Information System / Spring 2003, Vol. 19, No. 4, pp. 9–30. © 2003 M.E. Sharpe, Inc, yang berjudul The DeLone and McLean Model of Information Systems Success: A Ten-Year Update, menyebutkan bahwa kualitas sistem informasi (system quality), kualitas informasi (information quality), dan kualitas layanan informasi (service quality) merupakan tiga hal yang mendukung kepuasan pengguna yang menjadi ukuran keberhasilan sebuah sistem informasi, termasuk website. 

Secara umum, kualitas sistem informasi Bi-Pro Magazine sudah cukup bagus. Dengan loading yang cukup ringan, pengguna dapat segera melihat halaman yang ingin dibaca. Namun demikian, dari kualitas informasi dan kualitas layanan informasi masih belum memadai. Ragam informasi dan pemilahan jenis informasi dalam menu dan indeks masih harus diperhatikan, antara berita dan promosi. Hal ini dapat dilihat dari menu promosi yang seharusnya dapat diisi dengan iklan atau bentuk komunikasi pemasaran produk dan layanan, justru diisi dengan berita politik dan event.
Ragam Informasi dan Pemilahan Indeks yang Belum Rapi
Hal yang lain masih perlu dipertimbangkan juga adalah posisi Bi-Pro Magazine sebagai majalah, pastinya penyampaian informasinya akan berbeda dari portal atau situs harian online. Majalah umumnya memiliki periode penerbitan dengan kala tertentu dan bukan informasi harian. Hal ini belum ditemukan dalam Bi-Pro Magazine, yang ditunjukkan dari tidak adanya menu indeks pada kolom navigasi.
Belum ada menu indeks dalam navigasi atas
Blink-Blink Bi-Pro Magazine yang Masih Perlu Dipercantik 

Saat membuka situs Bi-Pro Magazine, kesan pertama yang terlihat adalah sosok yang tinggi, besar, dan gagah dengan rumbai-rumbai aksesoris yang blink-blink. Banyak banner yang bergerak (flash) dalam ukuran besar yang mengganggu kecantikan atau ketampanan tampilan Bi-Pro Magazine.

Header, Body, Sidebar, Serta Footer
Desain home (beranda) yang diawali dengan header dengan ukuran besar terkesan memakan tempat yang seharusnya dapat diisi dengan berita paling hangat maupun berita paling populer dengan gambar yang menarik pembaca untuk mengetahui isi informasinya. 

Demikian juga dengan footer yang dibiarkan kosong tanpa navigasi akan memaksa pengguna untuk melakukan scrolling ke atas menuju navigasi di header, karena di bagian footer tidak menyediakan menu navigasi untuk memancing pengguna untuk mencari tahu informasi lain yang disediakan oleh Bi-Pro Magazine. 

Akhirnya, sebagai media yang dikonsumsi publik secara global, pihak manajemen Bi-Pro Magazine secara terus menerus melakukan upaya perbaikan terhadap majalah online yang baru diluncurkan pada tanggal 11 bulan 12 tahun 2013 tersebut agar benar-benar mampu mengusung majalah bisnis dan promosi skala lokal menjadi situs bisnis dan promosi nomor satu di indonesia yang mampu menembus jangkauan khalayak internasional. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada khalayak dengan mengundang para blogger di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam Lomba Karya Tulis Blogger dengan hadiah total puluhan juta rupiah. Melalui lomba tersebut para blogger diharapkan dapat menyampaikan aspirasi dan inspirasi sebagai masukan bagi manajemen Bi-Pro Magazine untuk melakukan langkah inovatif, kreatif, dan atraktif untuk pengembangan Bi-Pro Magazine di masa yang akan datang.


February 11, 2013

Kontes Terbaru dari IPAYMU

Dalam rangka mendukung Ekonomi Digital di Indonesia dengan menciptakan entrepreneur- entrepreneur baru berbasis internet, serta menggairahkan UKM Goes Online, IPAYMU (Online Payment Gateway Indonesia) mengadakan beberapa kompetisi: 

1. Social Sharing Competition Dapatkan hadiah:
Rp. 8.000.000 = Juara I
Rp. 7.000.000 = Juara II
Rp. 6.000.000 = Juara III
Rp. 5.000.000 = Juara IV
Dengan mengumpulkan jumlah viral tertinggi.

2. eCommerce Platform
a. Kategori Platform eCommerce Umum
Membuat aplikasi / plugin yang terkoneksi ke sistem pembayaran IPAYMU,
dan aplikasi terbaik akan meraih uang tunai sebesar:
Rp. 6.000.000 = Juara I
Rp. 4.000.000 = Juara II
Rp. 3.000.000 = Juara III

b. Kategori Platform eCommerce Khusus
Mengaplikasikan API IPAYMU ke online store builder engine Anda (seperti aplikasi yang sudah terimplementasi jagoanstore.com & lakubgt.com)
Hadiah:
Rp. 8.000.000 = Juara I
Rp. 7.000.000 = Juara II
Rp. 5.000.000 = Juara III

3. Affiliate Competition
Hadiah I = 1 buah mobil kia picanto 2013
Hadiah II = 3 buah yamaha mio
Hadiah III = 5 buah ipad mini 16 gb wifi
Bagi pemilik referral minimal 50 member verified, semakin banyak referral anda, semakin besar peluang anda untuk menang.
DAFTAR SEKARANG! https://ipaymu.com/ipaymu-for-indonesia-ipaymu-competition-2013/
Ikuti kompetisi ini dan transaksi cepat dan aman dengan IPAYMU.COM

September 26, 2012

Internet dan Fenomena Bisnis di Indonesia

Perkembangan penggunaan internet di Indonesia menjadi tantangan bagi pemasar untuk memanfaatkan internet sebagai sarana dalam implementasi strategi pemasaran. Survei Nielsen (2011) menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, secara umum konsumsi Internet di Indonesia meningkat dari 8% menjadi 21% dengan frekuensi penggunaan yang mengalami peningkatan pula. Pengguna internet yang menggunakan internet setiap hari meningkat paling signifikan, yaitu dari hanya 3% menjadi 25%. Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa 80% di antara pengguna internet tersebut memprediksi akan membeli sesuatu secara online dalam 6 bulan mendatang. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa dewasa ini penggunaan internet untuk melakukan transaksi online banyak dipraktikkan oleh perusahaan.
Nielsen (2011) menyebutkan bahwa meningkatnya jumlah pengguna internet yang berbelanja online tersebut disebabkan oleh kenyataan bahwa konsumen semakin memiliki pengetahuan, lebih banyak akses untuk mendapatkan informasi dan menginginkan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan. Dari sisi nilai, konsumen bersedia membayar lebih untuk bahan berkualitas tinggi. Konsumen juga semakin menuntut kualitas seiring dengan meningkatnya daya beli dan kesibukan masyarakat. Selain itu, pada Nielsen Newsletter edisi Juli 2010 (dalam “Belanja Lebih Praktis di Internet”, Chip.co.id., 30 Desember 2010), survei juga menyebutkan bahwa penyebab meningkatnya tren konsumen untuk berbelanja online adalah kenyamanan dan kepraktisan.
Tren tersebut disambut oleh pemasar dengan menerapkan strategi pemasaran secara online terutama dalam hal promosi dalam rangka mengomunikasikan produk/layanan, harga, dan lokasi di mana pembeli bisa mendapatkan produk/layanan yang ditawarkan. Strategi pemasaran yang memadukan marketing mix tersebut banyak ditampilkan oleh perusahaan melalui internet. Selain melakukan promosi, perusahaan juga melakukan aktivitas penjualan secara online. Hal ini terlihat dari banyaknya toko online (online shop) yang menawarkan beragam produk melalui website, blog, maupun jejaring sosial.
Online shop merupakan sebuah toko yang menjual berbagai macam produk melalui internet dengan menggunakan sebuah website. Website tersebut merupakan website interaktif yang dapat menangani permintaan informasi dari seorang konsumen akan sebuah produk sekaligus menangani pesanan (Salim, 2009, p.14; Salim, 2010, p.22). Untuk urusan mencari uang atau berbelanja, online shop menawarkan beberapa keuntungan yang lebih menarik dibanding cara berdagang konvensional. Dengan modal relatif lebih sedikit, seseorang dapat menawarkan produk sampai ke pembeli yang berada di belahan dunia lain, karena online shop tidak membutuhkan tempat secara fisik dan tidak membutuhkan banyak karyawan. Sedangkan untuk pebisnis yang telah jalan, fitur online shop membuat market yang ada lebih berkembang. Namun demikian, penjualan melalui online shop juga memiliki kelemahan, karena pembeli tidak berinteraksi secara fisik dengan penjual dan biaya yang dibebankan kepada konsumen lebih tinggi, karena selain harga produk, pembeli juga dibebani biaya pengiriman. Oleh karena itu, konsumen biasanya mengakses beberapa online shop dalam waktu bersamaan untuk membandingkan harga produk yang sama antara online shop yang satu dengan online shop yang lain (Wicaksono, 2010, p.93). 
Nielsen Newsletter edisi Juli 2010 (dalam “Belanja Lebih Praktis di Internet”, Chip.co.id., 30 Desember 2010) menyebutkan bahwa di Asia Pasifik, produk yang paling banyak dibeli secara online adalah buku, yakni sebesar 52%; diikuti oleh produk pakaian, aksesoris, dan sepatu sebanyak 44%; tiket pesawat terbang sebesar 35%; serta perlengkapan elektronik sebesar 32%. Bagi konsumen di Indonesia, produk dan layanan yang paling banyak dibeli melalui website adalah perangkat komputer (27%) dan software (16%). Para pembeli, pria utamanya lebih suka berbelanja buku (34%), perangkat komputer (33%), serta perangkat elektronik (32%). Sementara, wanita lebih suka membeli pakaian, aksesoris, sepatu, dan buku (43%) serta membeli tiket pesawat (37%) dari Internet.
Nah lo, internet bisa digunakan juga untuk memasarkan produk Indonesia ke mancanegara dengan lebih mudah. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda memulai memaksimalkan internet untuk mendukung bisnis Anda? 

Ref: 
Salim, Joko. Step By Step Bisnis Online. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2009. 
Salim, Joko. Online Etrepreneur. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2010. 
Wicaksono, Yudhy. Panduan Praktis Buka Usaha Dengan Modal Laptop. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 2010.

August 25, 2012

Sehat Alami dengan Produk Indonesia

Sehat Alami
 Sehat Alami dengan Produk Indonesia. Yups, Indonesia, apa sih yang tidak bisa? Apa sih yang tidak dipunya Indonesia? Seperti kata Koes Plus, Indonesia adalah kolam susu, yang tongkat, kayu, dan batu bisa menjadi tanaman. Apapun yang ada di Indonesia, jika dimanfaatkan akan memberi manfaat bagi penghuninya. Tinggal bagaimana kita menjadi kreatif dan inovatif agar semua yang ada di sekitar kita bisa memberi manfaat bagi kehidupan kita.
Sebagaimana mudik lebaran pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini saya, suami, dan anak-anak lebih memilih tinggal di lantai atas, karena di lantai ini kami lebih bisa menikmati suasana desa. Ramahnya mentari pagi, panasnya matahari di siang hari, dan ramainya petang hari, serta dinginnya malam bertabur bintang. Ya, lantai atas masih merupakan ruang terbuka, karena tanpa pintu dan tanpa dinding yang menghalangi ruang luar dan ruang dalam. Hanya dua kamar tidur yang memiliki pintu, selebihnya adalah ruang terbuka.
Di sebelah timur ruang utama lantai dua bahkan merupakan ruang tanpa atap, tanpa dinding, sehingga pandang mata menjadi lebih leluasa menikmati hijaunya pohon, ramahnya mentari, dan tabur bintang di malam hari. Di sisi ini, Ibu menanam ragam pohon untuk kebutuhan dapur dan tanaman obat keluarga. Mulai dari bawang pre, seledri, labu, terung, cabe, tomat, bayam, kumis kucing, meniran, kacang panjang, ketimun, kunyit, dan lain-lain. 
Sangat menarik memang, ketika sedang sibuk di dapur dan kehabisan cabe atau tomat, maka tinggal memetiknya dari sebelah rumah. Ketika akan membuat sayur pun, tinggal petik bayam, terung, kacang panjang, atau labu di sebelah rumah. Saat sakit perut maka tinggal petik daun kumis kucing dan melalapnya begitu saja atau memeras airnya dan meminumnya.
Mengkudu - Produk Indonesia
Satu lagi, saat saya bertemu dengan pohon mengkudu. Saya teringat dengan rujak mengkudu muda yang biasa disantap di siang hari, atau menyantap mengkudu yang sudah matang (disebut dengan pace) begitu saja ketika menemukannya terjatuh dari pohon. Meskipun ada bau-bau yang tidak cukup sedap, tapi pada saat itu, kami menyantapnya begitu saja, bahkan tanpa teringat harus mencucinya terlebih dahulu. 
Hee.... itu adalah masa kecil saya saat tinggal di desa. Saat itu, sama sekali tidak ada terbetik dalam benak mengenai cara hidup sehat. Tetapi tinggal di desa dengan segala kelimpahan tanaman liar maupun tanaman yang sengaja ditanam telah mengantar kami bagaimana berperilaku sehat alami. Ya....sepanjang jalan di desa memang banyak pohon yang kadang kami tidak tahu namanya, tetapi jika terlihat ada buahnya, kami akan ambil dan merasakan rasanya. Jika manis atau asam akan dilanjutkan untuk memakannya, dan jika pahit maka kami akan tinggalkan. (Sampai-sampai adik saya bilang kalau saya suka bersaing dengan kambing peliharaannya, hehehe...., karena saya suka mengambili pucuk-pucuk daun lamtoro yang biasanya dia ambil sebagai makanan kambing). 
Kembali ke sehat alami yang merupakan pola hidup di desa, dan menjadi semacam budaya keluarga, adalah membuat racikan minuman kesehatan sendiri, baik dikonsumsi secara rutin maupun dikonsumsi jika sakit. Racikan rutin yang biasa digunakan oleh ibu saya adalah kumis kucing, brotowali, kumis kucing, meniran, dan kunyit. Sedang untuk saat tertentu ada yang harus dikonsumsi, seperti ketumbar saat habis lahiran, kencur jika batuk, kunyit jika panas, kumis kucing jika sakit perut (seperti dilep saat menstruasi atau saat anyang-anyangen), dan lain-lain.
Saat mulai merantau, budaya seperti itu sebenarnya masih terbawa. Namun, sulitnya mencari jenis tanaman obat keluarga tersebut di kota besar seperti Surabaya, dan susahnya menanam pepohonan tersebut di dalam pot kecil di sebelah rumah berdampak pada penggunaan obat instan yang telah tersedia di toko obat atau di minimarket sebelah rumah. Tentu, dengan risiko kandungan zat kimia di dalamnya. Jikalaupun menginginkan obat herbal dengan bikinan sendiri, biasanya masih sulit untuk mengkonsumsi obat dari tanaman obat tersebut, karena rasa dan baunya yang tidak disuka.
Jus Noni- Produk Indonesia
(Sumber gambar: http://www.anamed.co.id/produk.html)

Alhamdulillah, saat ini mulai ada obat herbal dengan bahan alami yang dipasarkan dengan kemasan menarik dan pilihan bentuk obat yang variasi, sehingga lebih mudah mengkonsumsinya sesuai selera. Salah satu produk sehat alami yang saya temukan via online adalah sari mengkudu (noni) oleh Anamed yang diproduksi dengan ragam pilihan, seperti:
  • Jus Noni Origin, dibuat dari bahan alami yaitu jus buah noni/mengkudu ditambah dengan sari buah Blueberry, sari buah Anggur, sari buah Jeruk (Lemon) dan Madu alami. Tidak mengandung gula, bahan pengawet atau bahan perasa kimia (essence).
  • Jus Noni Pure, dibuat dari bahan alami yaitu jus buah Noni (Morinda Citrifolia). Tidak mengandung gula, bahan pengawet atau bahan perasa kimia (essence).
  • Jus Noni Concentrate, dibuat dari Jus Noni Concentrate yang dikurangkan kadar airnya, sehingga didapat jus dengan kadar noni yang sangat tinggi. Tidak mengandung gula, bahan pengawet atau bahan perasa kimia (essence).
Buah mengkudu (Noni) atau Morinda Citrifolia, ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah kandungan dan manfaat mengkudu yang saya kutip dari Wikipedia:
  • Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.
  • Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
  • Zat anti bakteri. Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
  • Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
  • Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
  • Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.
Jadi dengan mengkonsumsi jus Noni maka dengan sendirinya kita telah menjaga kesehatan kita dan sekaligus memproteksi tubuh dari serangan ragam penyakit generatif semacam kanker, diabetes, hipertensi, jantung.
Nah lo, ... lebih mudah konsumsinya, lebih banyak manfaatnya, lebih banyak pilihannya. Satu lagi, lebih bangga pula dengan pola hidup sehat alami dengan produk Indonesia.
Jadi, apa sih yang tidak bisa di Indonesia? Apa sih yang tidak Indonesia punya? Kekayaan alam Indonesia memudahkan kita menjalankan pola hidup sehat alami dengan produk Indonesia.

July 28, 2012

Penggalangan Dana Online dengan Marimembantu.org: Is It MEME?

Fenomena Pengemis: Sedekah Online diharapkan Menjangkau Sasaran yang Tepat
Pengemis (Sumber: Republika Online)
Saat membaca judul berita di harian Republika yang berbunyi 'Fatwa MUI: Dilarang Memberi Sedekah kepada Pengemis', hati saya langsung berontak. Gimana sih, kan selama ini kita diajarkan untuk saling berbagi dan bersedekah. Bahkan memberi makan orang miskin dan menyantuni anak yatim adalah anjuran yang sangat diharuskan.
Beruntung, sebelum saya mengeluarkan pendapat kepada suami, saya melanjutkan membaca terlebih dahulu, karena suami masih asyik nonton TV. Setelah membaca isi berita itu, akhirnya saya mengerti apa yang diharapkan dari MUI., dan saya pun tersenyum sendiri, karena hati ini masih sedemikian skeptis ketika menangkap informasi. Tahap selanjutnya, seperti biasa, saya melanjutkan pencarian informasi dengan googling, dan saya menemukan betapa di era sekarang ini, ada orang yang memanfaatkan peluang secara salah kaprah.
Nah, setelah googling,-googling pula, akhirnya saya jadi 'ngeh' bahwa untuk bersedekah secara efektif maka lebih baik sedekah itu kita sampaikan melalui lembaga yang telah memiliki kapabilitas dan kredibilitas dalam mengelola sedekah dari masyarakat dan untuk masyarakat, sehingga sedekah tersebut sampai kepada tangan yang paling berhak menerima sedekah. Sebut saja melalui BAZIS (Badan Amal Zakat Infaq dan Sedekah) atau melalui Lembaga Zakat Dompet Dhuafa. Dengan demikian sedekah yang kita sampaikan akan lebih efektif dan mengarah pada sasaran.
Dewasa ini pun, dengan semakin pesatnya penggunaan teknologi internet, sedekah tidak hanya efektif, tapi juga efisien, yaitu sedekah secara online. Tentu saja dalam menentukan pilihan lembaga pengelola, kita juga harus tetap berhati-hati, agar niat mulia kita untuk bersedekah tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu pengelola sedekah online yang kredibel dan akuntabel adalah marimembantu.org.
Melalui marimambantu.org, kita bisa memilih ke mana sedekah yang kita sampaikan diberikan, sehingga sedekah kita sesuai dengan keinginan kita dan sesuai dengan kebutuhan penerima sedekah. Misalnya, kita ingin memberi bantuan kepada si Fulan atau yayasan FulanOrg, maka kita tinggal memilih si Fulan atau yayasan FulanOrg. Dan jika kita ingin memberi bantuan kepada yang lain lagi, maka kita juga tinggal memilih siapa yang ingin kita beri sedekah. Selanjutnya kita akan diminta untuk mengisi identitas diri. Jika semua telah lengkap maka kita bisa menyampaikan sedekah melalui iPayMu. Nah, selesai deh.
Untuk keperluan akurasi, kredibilitas, dan keterpercayaan, maka setelah sedekah diterima oleh marimembantu.org, kita akan dikonfirmasi. Setelah itu sedekah akan disalurkan oleh Lembaga Zakat Dompet Dhuafa kepada mereka yang berhak menerima sedekah.
Nah, mudah kan. Tepat sasaran lagi.
Setelah kita mengetahui cara mudah sedekah secara online dengan Marimembantu.org, maka tunggu apa lagi. Daripada jika kita bersedekah sendiri kepada para pengemis, para homeless, dan pihak-pihak tertentu yang sering kita jumpai di jalanan atau bahkan mendatangi rumah kita dengan menyisakan pertanyaan di hati kita, lebih baik bersedekah secara online saja. It,s MEME. 
Mudah, Efektif, Murni, dan Efisien..
Mudah dilakukan.
Efektif, karena tepat sasaran.
Murni, karena tidak menyisakan pertanyaan di hati mengenai kebenaran kondisi si penerima sedekah kita.
Efisien, karena praktis.
Bukankah seringkali ketika kita hendak memberi sedekah kepada para homeless di pinggir jalan itu, kadang terbetik pikiran-pikiran yang mengotori hati kita. Apa benar mereka homeless? Apa benar mereka meminta bantuan untuk sumbangan masjid? Apa benar mereka meminta bantuan untuk pembangunan sekolah? Apa benar lereka meminta batuan demi panti asuan? Apa benar mereka meminta bantuan untuk penngembangan dna pengelolaan yayasan? Dan beribu pertanyaan lain yang mengotori sedekah kita. Di mana selanjutnya kita akan menghela nafas panjang dan menghibur hati kita dengan kalimat, ‘Ah, yang penting ikhlas, tujuan kita kan membantu dan Allah tahu niat hati kita. Jadi whoever dan whatever mereka, aku tidak perduli.’
Sayangnya, tidak sekali dua kali kita menemukan kasus yang sama dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, selama itu pula,*kita harus merayu hati kita dan membersihkan pikiran-pikiran syak wasangka setiap kali selesai bersedekah. Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya jika kita mengalihkan cara kita bersedekah dengan bersedekah secara online melalui lembaga yang telah kredibel, akuntabel, dan dapat dipercaya.
Sekedar sebagai wacana saja, di beberapa negara banyak lo ditemukan pengemis yang kaya raya, bahkan mereka dijuluki sebagai pengemis terkaya (the richest beggar).
$0D
Dalam artikel yang berjudul ‘I make $400 a day begging’ yang dimuat dalam harian online the Telegraph disebutkan pengemis terkaya bernama Ken Jonhson yang mampu berpenghasilan $50,000 per tahun. Dia selalu mengemis di jalan George and Market, di luar toko Myer di Sydney’s CBD (Central Business Discrict) selama 16 jam per hari, setiap hari. Dia membawa papan yang bertuliskan:
‘Needing support for major family exp(enses) including just heaps for medicine. Paying up is a big grind. Please leave me alone, if you are the abusive nasty sort.’
Tantangan bagi Lembaga Zakat Dompet Dhuafa: Menyampaikan Sedekah Tepat Sasaran
Ken Johnson (Sumber: the Telegraph)
Dari usahanya sebagai pengemis tersebut, Ken Johnson bisa memperoleh penghasilan sampai %400 per hari jika hari sedang baik. Sementara penghasilan terendahnya adalah dalam kisaran $75 - $125 per hari.
Bagaimana dengan pengemis di sekitar kita? Setelah membaca tautan berita di Republika dan di beberapa artikel online, perbuatan mengemis di Indonesia juga telah dijadikan sebagai mata pencaharian bagi sebagian orang. Bahkan ada sindikat pengemis di Indonesia yang sengaja mengumpulkan anak-anak dan orang-orang dari desa untuk dipekerjakan sebagai pengemis di kota besar seperti di Jakarta, Medan, Pangkalpinang, dan Surabaya. Orang yang dipekerjakan sebagai pengemis tersebut didandani sedemikian rupa, sehingga menjadikan orang lain merasa kasihan dan akan memberikan sedekah kepada mereka. Ada membuat gambar seolah terluka dan diberi tapai, sehingga banyak lalat yang mengerubunginya, berpakaian lusuh, menggendong anak kecil, dan sebagainya.
Memurnikan Niat dengan Sedekah Online saja
Mr. To dan Mobil Hondanya (Sumber: HubPages)
Miris sekali kan, apalagi setelah saya membaca artikel tentang Mr. To di Hubpages, seorang pengemis kaya di Surabaya. Dalam artike yang berjudul ‘Make a Living – the Beggars Way’ sub judul 'Mr. To, King of Beggars', dijelaskan bahwa Mr. To mengawali pekerjaan mengemis sebagai pengemis single. Selanjutnya, Mr. To menfembangkannya dengan membentuk kelompok pengemis di mana dia menjadi koordinatornya. Sebagai koordinator, Mr. To tidak lagi melakukan pekerjaan mengemis sendiri, tetapi mengerahkan anak buahnya untuk mengemis, dan selanjutnya, dia akan mendapat setoran dari mereka.
Dalam artikel UniqPost yang berjudul ‘Pengemis Terkaya Di Indonesia, Pengemis kok Mampu Beli Mobil?’ disebutkan bahwa saat ini Mr. To atau Cak To sudah tidak lagi mengemis sendiri, tetapi menerima setoran dari anak buahnya yang setiap tahun makin bertambah banyak jumlahnya. Jumlah setoran yang diterima Mr. To cukup besar, yaitu Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per hari, yang berarti Rp 6 juta sampai Rp 9 juta per bulan.
Bisa dibayangkan kan, ternyata penghasilan pengemis lebih besar daripada gaji karyawan swasta yang bekerja di kantoran. Terlebih lagi, penghasilan Mr. To tidak terkena potongan pajak juga kan..... Tidak heran, jika seorang pengemis seperti Mr. To memiliki rumah di kawasan Surabaya Barat, yang didirikan di atas tanah seluas 400 meter persegi, dua buah rumah di kampung halamannya di Madura (satu untuk dirinya, satu lagi untuk orangtuanya), dan satu lagi rumah di Semarang. Sementara itu aset bergerak yang dimiliki adalah dua sepeda motor Honda Supra Fit dan sebuah mobil Honda CR-V keluaran 2004.
Nah setelah membaca kisah dua pengemis kaya tersebut, jadi miris kan dengan fakta tentang pengemis? Ternyata mereka hanya memanfaatkan niat mulia yang lahir dari hati pemberi sedekah dengan mengkamuflase penampilan mereka sedemikian rupa.
Dan, memang benar, akan lebih baik jika kita menyalurkan niat baik kita untuk bersedekah melalui lembaga yang kompeten, kredibel, dan akuntabel, serta bisa dipercaya, seperti Lembaga Zakat Dompet Dhuafa, di mana demi kemudahan, penyampaian sedekah tersebut bisa dilakukan secara online melalui marimembantu.org. Selain itu, penerima bantuan juga adalah orang-orang yang benar-benar membutuhkan bantuan, serta hati kita akan lebih bersih dari pikiran-pikiran yang mengganjal hati setelah sedekah dikeluarkan. SO, pengalangan dana online melalui marimembantu.org is really MEME...Mudah, Efektif, Murni, dan Efisien.

CocoGress