August 25, 2012

Sehat Alami dengan Produk Indonesia

Sehat Alami
 Sehat Alami dengan Produk Indonesia. Yups, Indonesia, apa sih yang tidak bisa? Apa sih yang tidak dipunya Indonesia? Seperti kata Koes Plus, Indonesia adalah kolam susu, yang tongkat, kayu, dan batu bisa menjadi tanaman. Apapun yang ada di Indonesia, jika dimanfaatkan akan memberi manfaat bagi penghuninya. Tinggal bagaimana kita menjadi kreatif dan inovatif agar semua yang ada di sekitar kita bisa memberi manfaat bagi kehidupan kita.
Sebagaimana mudik lebaran pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini saya, suami, dan anak-anak lebih memilih tinggal di lantai atas, karena di lantai ini kami lebih bisa menikmati suasana desa. Ramahnya mentari pagi, panasnya matahari di siang hari, dan ramainya petang hari, serta dinginnya malam bertabur bintang. Ya, lantai atas masih merupakan ruang terbuka, karena tanpa pintu dan tanpa dinding yang menghalangi ruang luar dan ruang dalam. Hanya dua kamar tidur yang memiliki pintu, selebihnya adalah ruang terbuka.
Di sebelah timur ruang utama lantai dua bahkan merupakan ruang tanpa atap, tanpa dinding, sehingga pandang mata menjadi lebih leluasa menikmati hijaunya pohon, ramahnya mentari, dan tabur bintang di malam hari. Di sisi ini, Ibu menanam ragam pohon untuk kebutuhan dapur dan tanaman obat keluarga. Mulai dari bawang pre, seledri, labu, terung, cabe, tomat, bayam, kumis kucing, meniran, kacang panjang, ketimun, kunyit, dan lain-lain. 
Sangat menarik memang, ketika sedang sibuk di dapur dan kehabisan cabe atau tomat, maka tinggal memetiknya dari sebelah rumah. Ketika akan membuat sayur pun, tinggal petik bayam, terung, kacang panjang, atau labu di sebelah rumah. Saat sakit perut maka tinggal petik daun kumis kucing dan melalapnya begitu saja atau memeras airnya dan meminumnya.
Mengkudu - Produk Indonesia
Satu lagi, saat saya bertemu dengan pohon mengkudu. Saya teringat dengan rujak mengkudu muda yang biasa disantap di siang hari, atau menyantap mengkudu yang sudah matang (disebut dengan pace) begitu saja ketika menemukannya terjatuh dari pohon. Meskipun ada bau-bau yang tidak cukup sedap, tapi pada saat itu, kami menyantapnya begitu saja, bahkan tanpa teringat harus mencucinya terlebih dahulu. 
Hee.... itu adalah masa kecil saya saat tinggal di desa. Saat itu, sama sekali tidak ada terbetik dalam benak mengenai cara hidup sehat. Tetapi tinggal di desa dengan segala kelimpahan tanaman liar maupun tanaman yang sengaja ditanam telah mengantar kami bagaimana berperilaku sehat alami. Ya....sepanjang jalan di desa memang banyak pohon yang kadang kami tidak tahu namanya, tetapi jika terlihat ada buahnya, kami akan ambil dan merasakan rasanya. Jika manis atau asam akan dilanjutkan untuk memakannya, dan jika pahit maka kami akan tinggalkan. (Sampai-sampai adik saya bilang kalau saya suka bersaing dengan kambing peliharaannya, hehehe...., karena saya suka mengambili pucuk-pucuk daun lamtoro yang biasanya dia ambil sebagai makanan kambing). 
Kembali ke sehat alami yang merupakan pola hidup di desa, dan menjadi semacam budaya keluarga, adalah membuat racikan minuman kesehatan sendiri, baik dikonsumsi secara rutin maupun dikonsumsi jika sakit. Racikan rutin yang biasa digunakan oleh ibu saya adalah kumis kucing, brotowali, kumis kucing, meniran, dan kunyit. Sedang untuk saat tertentu ada yang harus dikonsumsi, seperti ketumbar saat habis lahiran, kencur jika batuk, kunyit jika panas, kumis kucing jika sakit perut (seperti dilep saat menstruasi atau saat anyang-anyangen), dan lain-lain.
Saat mulai merantau, budaya seperti itu sebenarnya masih terbawa. Namun, sulitnya mencari jenis tanaman obat keluarga tersebut di kota besar seperti Surabaya, dan susahnya menanam pepohonan tersebut di dalam pot kecil di sebelah rumah berdampak pada penggunaan obat instan yang telah tersedia di toko obat atau di minimarket sebelah rumah. Tentu, dengan risiko kandungan zat kimia di dalamnya. Jikalaupun menginginkan obat herbal dengan bikinan sendiri, biasanya masih sulit untuk mengkonsumsi obat dari tanaman obat tersebut, karena rasa dan baunya yang tidak disuka.
Jus Noni- Produk Indonesia
(Sumber gambar: http://www.anamed.co.id/produk.html)

Alhamdulillah, saat ini mulai ada obat herbal dengan bahan alami yang dipasarkan dengan kemasan menarik dan pilihan bentuk obat yang variasi, sehingga lebih mudah mengkonsumsinya sesuai selera. Salah satu produk sehat alami yang saya temukan via online adalah sari mengkudu (noni) oleh Anamed yang diproduksi dengan ragam pilihan, seperti:
  • Jus Noni Origin, dibuat dari bahan alami yaitu jus buah noni/mengkudu ditambah dengan sari buah Blueberry, sari buah Anggur, sari buah Jeruk (Lemon) dan Madu alami. Tidak mengandung gula, bahan pengawet atau bahan perasa kimia (essence).
  • Jus Noni Pure, dibuat dari bahan alami yaitu jus buah Noni (Morinda Citrifolia). Tidak mengandung gula, bahan pengawet atau bahan perasa kimia (essence).
  • Jus Noni Concentrate, dibuat dari Jus Noni Concentrate yang dikurangkan kadar airnya, sehingga didapat jus dengan kadar noni yang sangat tinggi. Tidak mengandung gula, bahan pengawet atau bahan perasa kimia (essence).
Buah mengkudu (Noni) atau Morinda Citrifolia, ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah kandungan dan manfaat mengkudu yang saya kutip dari Wikipedia:
  • Zat nutrisi: secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.
  • Terpenoid. Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
  • Zat anti bakteri. Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
  • Scolopetin. Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
  • Zat anti kanker. Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
  • Xeronine dan Proxeronine. Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.
Jadi dengan mengkonsumsi jus Noni maka dengan sendirinya kita telah menjaga kesehatan kita dan sekaligus memproteksi tubuh dari serangan ragam penyakit generatif semacam kanker, diabetes, hipertensi, jantung.
Nah lo, ... lebih mudah konsumsinya, lebih banyak manfaatnya, lebih banyak pilihannya. Satu lagi, lebih bangga pula dengan pola hidup sehat alami dengan produk Indonesia.
Jadi, apa sih yang tidak bisa di Indonesia? Apa sih yang tidak Indonesia punya? Kekayaan alam Indonesia memudahkan kita menjalankan pola hidup sehat alami dengan produk Indonesia.

22 komentar:

Eka Arimika said...

infonya menarik.....
jangan lupa ke http://arimika90.blogspot.com
ada software menarik

zoe said...

bagus bgt info nya sob
by : zoe

binkbenk said...

Mantep gan semoga sukses Kontesnya,,,
Kunjungi Balik ya INFO KONTES 2012

Sekedar Wawasan said...

artikelnya bagus mas, , semoga sukses n juara... tetap semangat sampai akhir...

coco nut said...

@ All: trims

Ly Dreame Rs said...

kabar bagus dong. biasanya yang herbal-herbal kan ribet dan rasanya juga wew... ingat klo minum jamu harus tutup hidung :(

onie said...

Great article.
happy thursday.
www.maplesjanet.com

T I A said...

nice info :) Indonesia kan juga banyak obat2 alami hehe

gemstone said...

thanks for the informations, it really helps me!

ayu said...

Bagus nian website dan contentnya...
Salam kenal ya... trims infonya...

coco nut said...

@ Onie: Thanks sist, have a great day for you and ur fams :)

coco nut said...

@ Ly Dream Rs: Yoi sist, zaman sekarang untuk sehat alami dengan produk Indonesia makin mudah saja. So, back to nature yuukk...

coco nut said...

@ TIA: Btul Btul Btul... Indonesia memang kaya dengan produk alami yang bikin kita lebih sehat

coco nut said...

@ Gemstone: Thank you friends. It is nice to be able to share information by blogging :)

@Ayu : trims mbak Ayu: senang bisa berbagi....

Guru Pantura said...

Buah mengkudu memang terkenal akan banyaknya manfaat yang dikandungnya,
Saya malah belum pernah makan rujak mengkudu muda?

salam,

coco nut said...

@ Bapak Guru: hehehehhh.... iya, dulu di desa, saat masih kecil kalau main sering nemu mengkudu jatuh dari pohon, seolah tidak berguna. Kalau rujak mengkudu muda itu, seger pak... bisa dicoba. Kalau bikin tidak diiris-iris, tetapi ditumbuk hehehehhhh

Info Bisnis said...

nice info

coco nut said...

@ Info bisnis: trims, it is nice to be able to share :)

gurukelas said...

Terus berkarya

coco nut said...

@guru kelas: trims pak...

k.o said...

nice info sahabat , mampir ke blog aku ya !!!

CocoNotes said...

@ k.o: trims visit n supportnya....

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. CocoNotes - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz Templates