Beli Roti atau Beli Apartemen Bos? Rame Banget

Surabaya, CocoNotes - Padatnya pengunjung event pemilihan unit Westown View yang diselenggarakan di Grand City Ballroom Level 4 dan Diamond...

Rental Surabaya
Showing posts with label citra. Show all posts
Showing posts with label citra. Show all posts

April 5, 2015

Mengapa Harus Alergi Pencitraan

Surabaya, CocoNotes - Akhir-akhir ini, penncitraan divonis oleh masyarakat sebagai sesuatu yang tidak patut. Setiap ada berita yang menonjolkan kebaikan dan charity dari seorang pejabat, maka pencitraan segera mendapatkan vonis bersalah. Masyarakat pun akhirnya seolah menjadi alergi dengan pencitraan. 
Pencitraan berasal dari kata citra, image, yang merupakan variabel krusial bagi bidang pemasaran, dan bukan merupakan biang keladi kebobrokan. Pencitraan dalam bidang pemasaran merupakan sebuah upaya penciptaan gambaran kekuatan produk atau layanan yang lebih baik, dan cenderung terdiferensiasi dalam benak mesyarakat. Merupakan karya kreasi dan inovasi dari pemasar. Hasil kerja keras para pemasar untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan dan konsumennya. 
Dengan demikian, pencitraan bukan menutupi hal borok yang bau dengan kain kasa putih bersih dan wangi. Pencitraan bukan menyemprot sampah dengan minyak wangi, karena bagi pemasar, pencitraan ditujukan untuk memberikan manfaat dan value jangka panjang. Bukan jangka setengah tahun untuk menduduki sebuah jabatan. Sehingga hanya menutup bangkai dengan kertas koran dan menyembunyikan bebauannya dengan deodoran. 

Itulah mengapa, sebenarnya masyarakat tidak perlu alergi dengan pencitraan. Karena pencitraan bukan menciptakan kambing hitam. Tetapi pencitraan itu adalah bagaimana mengolah sampah menjadi pupuk kompos dan pupuk organik yang berharga terjangkau dengan hasil memuaskan bagi tanaman. Pencitraan itu adalah mengelola masalah dan konflik untuk menjadi hikmah dan pembelajaran untuk masa depan yang lebih baik. Pencitraan itu mengelola karakter negatif untuk menjadi pengingat dan kehati-hatian dalam bertindak sehingga menjadi pribadi yang paripurna. Bukan menjadi pribadi berduri dan busuk tetapi berbalut lembutnya kain sutra dan minyak kesturi.

Pics. by @mom_of_five, Lamongan 2011

June 11, 2014

Pencitraan: Konstruksi Realitas Media Massa

pic. by Admin (Surabaya, Pameran SMK N 12, Balai Pemuda 2014)
Pencitraan adalah pembentukan citra, yaitu membentuk gambar atau citra mental, berdasarkan prinsip bahwa dalam diri manusia ada kecenderungan untuk menjadi persis seperti apa yang dibayangkan atau dicitrakannya. Pencitraan bisa dilakukan dengan melakukan pengulangan penyebutan, yang berarti membentuk dan mempertahankan dengan gigih dalam pikiran sadar, untuk kemudian melalui osmosis mental, terpatri di dalam ketidaksadaran. Jika citra sudah menancap dalam ketidaksadaran, orang cenderung akan mendapatkannya secara pasti, karena sesungguhnya di saat itu, citra sudah melingkupi dirinya (Hendrawan, 2009). 

Pembentukan citra ditentukan oleh persepsi publik, dan persepsi prublik terbangun karena pengolahan informasi pada limbic system di otak publik, karena citra terbentuk melalui proses berpikir seseorang ketika mendapatkan sejumlah informasi tentang sesuatu yang dicitrakan tersebut. Proses terbentuknya citra tersebut selanjutnya disebut dengan PRC (Persepsi-Realitas-Citra) yaitu pembentukan persepsi (yang berkembang dalam benak publik) yang didasarkan oleh realitas (yang muncul dalam media) yang terjadi, di mana PRC harus dibangun dengan pondasi kredibilitas. Realitas yang bisa didapatkan dari media massa atau media lain yang berhubungan langsung dengan publik, bisa dianggap mewakili persepsi yang lebih besar atau masif, yaitu masyarakat (Wasesa, 2006). 

Citra lembaga maupun perorangan bisa disampaikan melalui teks berita yang disusun melalui konstruksi realitas media terhadap peristiwa yang tengah terjadi. Dengan kata lain, proses pencitraan dapat dilakukan melalui konstruksi realitas media massa. Konstruksi realitas merupakan suatu upaya menyusun realitas dari satu atau sejumlah peristiwa yang semula terpenggal-penggal (acak) menjadi tersistematis hingga membentuk cerita atau wacana yang bermakna. Prinsip konstruksi realitas adalah menceritakan (konseptualisasi) sebuah peristiwa, keadaan (Hamad, 2004).

Referensi:
  • Hamad, Ibnu. 2004. Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa: Sebuah Studi Critical Discourse Analysis Terhadap Berita-berita Politik. Jakarta: Granit. 
  • Hendrawan, Sanerya. 2009. Spiritual Management: From Personal Enlightment Towards God Corporate Governance. Bandung: Mizan. 
  • Wasesa, Silih Agung. 2006. Strategi Public Relations: Bagaimana Strategi Public Relations dari 36 Merek Global dan Lokal membangun Citra, Mengendalikan Krisis, dan Merebut Hati Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

CocoGress