October 13, 2012

Eco Cars - Mobil yang Eco Friendly

Seiring dengan semakin besarnya dampak negatif dari aktivitas manusia terhadap lingkungan maka banyak komunitas yang melakukan upaya penyadaran untuk kelestarian lingkungan, seperti aktivis pecinta lingkungan, WALHI, dan sebagainya. Bulan September 2012, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyelenggarakan event tahunan The 20th Indonesia International Motor Show 2012 dan The 7th International Indonesia Automotive Conference 2012 yang secara konsisten mengusung tema keperdulian lingkungan. Pada tahun 2012 ini pun, The 20th Indonesia International Motor Show 2012 mengusung tema Eco-Mobility. Dalam situs Gaikindo tersebut disebutkan bahwa, “Eco-Mobility” menawarkan pilihan cara cerdas dalam bertransportasi. Sebuah pendekatan yang positif terhadap mobilitas yang ramah lingkungan, “Eco-Mobility” adalah kesiapan serta kesadaran untuk merengkuh cara baru dalam bergerak dan berpindah tempat dengan menggunakan gaya berkendara yang lebih cerdas dan efisien. Kesadaran pengguna sarana transportasi untuk melakukan pembatasan terhadap penggunaan bahan bakar yang berlebihan dengan perencanaan mobilitas yang lebih baik, sangatlah dituntut. 
Eco cars, eco friendly car
Sumber: uk-ecocars.co.uk
Eco Cars merupakan produk mobil yang ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi Ecological Friendly dan Economical in Fuel. Eco Cars atau mobil ramah lingkungan ini  memberikan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar yang lebih baik dengan berbagai cara, baik itu menggabungan mesin listrik dan mesin motor bakar yang menjadi mesin hibrida ataupun rekayasa mesin dengan penggunaan bahan bakar alternative lainnya seperti Bio fuel, listrik ataupun fuel cell. Eco Cars tidak hanya ramah lingkungan dari sisi gas buang sekaligus hemat bahan bakar. Tidak melupakan penggunaan reuseable material, dimana hampir 95% kendaraan saat ini paling tidak mempergunakan sebagian reuseable material  dalam pembuatannya termasuk juga pada Eco Cars. Mobil dengan teknologi ramah lingkungan yang berkelanjutan bukan hanya menawarkan efisiensi bahan bakar bagi pengendara, namun juga memberikan solusi terhadap berbagai masalah sosial, isu lingkungan, dan juga ekonomi. Di Indonesia sendiri hampir seluruh Agen Pemegang Merek (APM) memiliki produk yang mengusung konsep kendaraan ramah lingkungan yang menawarkan teknologi efisiensi pemakaian bahan bakar untuk mendukung program penghematan bahan bakar (Sumber: Gaikindo, 2012).. 
Eco Cars tersebut bisa menjadi salah satu jawaban untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh polusi akibat ulah perbuatan manusia yang kurang bersahabat dengan lingkungan. Kurang bersahabatnya manusia dengan lingkungan tersebut berdampak pada pemanasan global yang dipicu oleh efek rumah kaca dan perilaku manusia yang tidak bersahabat dengan alam sekitar. Di mana pada akhirnya berdampak pula pada banyaknya ragam penyakit yang menimpa masyarakat. Dalam laporan Ullah et al. (2012) yang disampaikan kepada Department of International Development United Kingdom menyebutkan bahwa banyak penyakit yang disebabkan oleh polusi akibat operasional industri, seperti penyakit kulit, infeksi pernafasan, gangguan pencernaan, kanker, gangguan kesehatan ibu dan bayi, hipertensi, dan jenis penyakit lainnya. Di Indonesia, pencemaran akibat aktivitas industri bisa dilihat dari polusi udara, air, dan tanah, serta menipisnya lapisan ozon. World Bank Team (2003) menyebutkan beragam penyakit yang ditemukan di Jakarta akibat polusi udara di antaranya kardiovaskular, hipertensi, serangan jantung, kelahiran prematur, infeksi saluran pernafasan.

Ramah Lingkungan
Nah, saatnya memproduksi mobil ramah lingkungan, agar produk Indonesia benar-benar mendukung kelestarian alam yang berkesinambungan (sustainability). 

Sumber:
Ullah, Abu Naser Zafar, Alexandra Clemett, Nishat Chowdhury, Tanzeba Huq, Razia Sultana, dan Matthew Chadwick. (2012). Human Health and Industrial Pollution in Bangladesh. Research for Development, Department of International Development, © Crown copyright 2012, pp. 1-53.

World Bank Team. (2003). Indonesia Environment Monitor 2003, Special Focus: Reducing Pollution. Jakarta: World Bank Indonesia Office.

0 komentar:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. CocoNotes - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz Templates