May 18, 2014

Suara Pun Menjadi Komoditas dalam Pemilu

Pic. by Admin (Surabaya, 2014, Balai Pemuda, dalam Workshop SMK N 12 Surabaya)
Surabaya, CocoNotes - Pernah mendengar lagu Koes Plus? Yang syairnya memuji kegemahripahlohjinawian tanah nusantara. "Bukan lautan hanya kolam susu. Kail dan jala cukup menghidupimu. Tiada topan tiada badai kau temui. Ikan dan udang menghampiri dirimu. Orang bilang tanah kita tanah syurga. Tongkat kayu dan batu jadi tanaman."

Lagu tersebut menyiratkan betapa kayanya alam Nusantara, sehingga apapun yang ada di atasnya, di dalamnya dapat menjadi sumber penghasilan bagi penghuninya. Tanpa harus berpayah-payah.

Dengan agak paradoks sedikit, di masa pemilu, suara pun dapat dijadikan sebagai komoditas yang dapat digelembungkan dan dijadikan sebagai sumber penghasilan. Itulah mengapa, di era pemilu, serangan fajar yang dulu merupakan strategi perang untuk meraik kedaulatan dan kemerdekaan, di masa kini, serangan fajar pun dipraktikkan untuk menyebar uang kepada rakyat untuk mendapatkan kemenangan atas pemilihan suara.

Kasus jual beli suara selalu mengiringi isu pemilihan umum di Indonesia. Money politic, suap, gratifikasi, selalu ada bersamaan dengan pemilihan umum mulai dari pemilihan umum legislatif, eksekutif mulai tingkat presiden, gubernur, bupati, camat, lurah, erte, erwe, dan jabatan-jabatan lainnya.

Hingga akhirnya selalu ada kasus sengketa yang dinaikkan ke mahkamah konstitusi terkait pemenangan kandidat. Atau penangkapan aparat kepolisian akibat pengaduan Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) akibat kecurangan-kecurangan dalam pemilu. Yang penyelesaiannya juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi para pihak yang terlibat.

Sebut saja kasus-kasus yang membawa Akil Mukhtar harus disidik dan ditangkap oleh KPK. Atau kasus penggelembungan suara di beberapa PPK di wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Bangkalan, Sampang. Meskipun terkesan ironi dan paradoksal, tetapi itulah kenyataan di bumi Indonesia. Nusantara jaya yang kaya dan gemah ripah loh jinawi ini. Bahwa, semua dapat dijadikan sebagai komoditas, dan akan menghasilkan uang ....

0 komentar:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. CocoNotes - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz Templates