Beli Roti atau Beli Apartemen Bos? Rame Banget

Surabaya, CocoNotes - Padatnya pengunjung event pemilihan unit Westown View yang diselenggarakan di Grand City Ballroom Level 4 dan Diamond...

Rental Surabaya
Showing posts with label blogger. Show all posts
Showing posts with label blogger. Show all posts

December 27, 2012

Lomba Blog dan Sportivitas Blogger

Tulisan ini terilhami oleh kabar gembira yang disampaikan oleh seorang emak blogger yang masuk nominasi lomba blog yang diselenggarakan oleh Viva co id bekerjasama dengan susu botol Tiger Milkuat. Kebetulan blog ini juga ikut berpartisipasi, tetapi belum beruntung. Nah, dalam status emak blogger di grup nya emak-emak blogger, di facebook, seorang emak kebetulan masuk dalam 10 nominasi, ya kalau dalam pemilihan puteri Indonesia atau Miss Universe, istilahnya blognya emak ini masuk ke finalis, setelah melalui penyaringan awal. 
Na na na... pada postingan si emak ini, ada komentar dari blogger yang belum terpilih sebagai nominasi, di mana si blogger yang belum beruntung ini 'mencak-mencak', karena menganggap tulisannya lebih layak daripada tulisan para nomenees (So pastilah ya, setiap kita pasti menilai punya kita yang paling baik hehehe....).
Hehehehh... dan itulah perlombaan aka pertandingan. Pasti akan ada yang kalah dan ada yang menang. Dan para juri sudah pasti memiliki kriteria yang obyektif dalam memberikan penilaian. Jadi, sportivitas peserta juga harus tetap dipegang. Jika kalah ya harus bersedia mengakui kekalahannya sebagai kemenangan yang tertunda. Di mana saat mengetahui bahwa dirinya belum menjadi pemenang, maka pastinya masih ada kekurangan dari yang diperformkan, dan belajar dari yang telah ditetapkan oleh juri sebagai pemenang. 
Yupps... lomba blog yang marak diselenggarakan oleh para produsen dewasa ini memang bisa menjadi media positif untuk menggali dan mengasah kreativitas para blogger. Bagi para produsen, lomba blog bisa digunakan sebagai sarana untuk promosi dan lebih mempertajam brand awareness, brand knowledge, dan bahkan meningkatkan penjualan produk/jasanya. Selain itu, juga bisa dijadikan sebagai wahana untuk brainstorming ide-ide kreatif para blogger yang bisa diimplementasikan dalam strategi pemasarannya. Jadi, kalaupun masih belum bisa memenangkan suatu perlombaan tulis menulis di dalam dunia blog mengeblog, para blogger harus tetap sportif dan menghargai keputusan juri, kemudian belajar dan instropeksi atas kekalahannya. InsyaALLAH, melalui sportivitas, pembelajaran, instropeksi, dan terus giat untuk belajar dan mengenali potensi serta mengembangkannya, maka suatu saat akan bisa tersenyum lebar saat melihat namanya disebutkan dalam jajaran pemenang. 
Kalah menang dalam sebuah pertandingan itu biasa, mengakui kekalahan diri dengan lapang dada dan mengakui kemenangan kompetitor akan menjadi luar biasa, terlebih jika diiringi dengan semangat untuk melakukan inovasi agar lebih kreatif dan lebih baik di masa yang akan datang. Apalagi.... banyak lo keuntungan mengikuti lomba menulis blog, selain hadiahnya Keuntungan ikut lomba blog bisa lihat di SINI ya.....
Nah, ternyata sportivitas itu... tidak hanya berlaku di dunia sport aka olahraga saja, tetapi blogger juga harus memegang sportivitas blogger....

September 27, 2012

Giveaway September: Dua Giveaway Pertama dari Blog Review

Bulan September ini CocoNotes Update menerima dua hadiah sekaligus dari lomba blog yang diikuti, hadiah hiburan sih, senang juga, karena usia blog ini masih muda dan blog gratis lagi hehehhhh. Giveaway yang pertama datang dari Klik-IT, kabel ekstension yang bikin ruangan menjadi lebih rapi dan aman bagi anak-anak. Hadiah tersebut berupa KL 10 S, yang terdiri atas Kabel Khusus 10m dan 4 stop kontak switch, dan kabel holder medium (KLH 03). Untuk blog reviewnya bisa dibaca di SINI

Hadiah kedua datang dari Viva.co.id berupa modem esia Max-D. Karena koneksi internet di rumah saat ini menggunakan speedy Telkomsel dan koneksinya 24 jam 7 hari, kecuali black out aka pemadaman listrik, maka modem ini diminta anak saya. hehehehhh..... Untuk blog reviewnya bisa dibaca di SINI

Nah, bukan hanya hadiah yang diperoleh dari blog contest lo, kita jug amendapatkan traffic. Kenapa? karena ketika nama kita terpampang, atau link kita diditulis dalam list peserta maka setidaknya  akan ada peserta lain yang juga tertarik untuk melihat blog kita, ya at least untuk compare dengan miliknya, atau untuk masukan dalam tulisan di blognya. 
Itulah makanya, ketika kemarin salah satu review saya untuk keyword 'Sehat Alami dengan Produk Indonesia' terdaftar di halaman pertama Google dan di tempat nomor 1 saya sempat kaget juga, karena pagerank googlenya masih nol, dan rating alexa juga sangat gendut. (#meskipun selanjutnya posisinya naik turun, tetapi kadang juga masih muncul di nomor 1). Tetapi ya itulah keuntungan ikut blog review. So, happy blogging saja untuk menyalurkan inspirasi melalui tulisan. Kalaupun ada peluang ikut lomba blog, kenapa tidak? toh dengan ikut lomba blog maka akan meningkatkan popularitas blog dan dengan demikian, inspirasi kita akan lebih mudah tersampaikan kepada orang lain.

September 16, 2012

Plagiat yang Makin Marak di Kalangan Akademis

Modif from Google Image Search
Surabaya, CocoNotes - Gerakan anti plagiat memang tengah banyak digalakkan di kalangan blogger, dengan memasang anti copy paste di blog. Gerakan anti plagiat di kalangan blogger memang perlu dilakukan, karena copy paste via elektronik lebih mudah dilakukan. Plagiat gutenberg, plagiat wiki, plagiat program, plagiat blog, dan ragam plagiat bisa dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Sebagaimana dengan makin banyaknya buku dan karya cipta yang dipublikasikan online, maka makin besar pula kemungkinan untuk melakukan aktivitas copy paste dan mengatasnamakan hasil copy paste itu sebagai karya sendiri, baik dilakukan seara sadar (sengaja) maupun tidak sengaja. Ketidaksengajaan itu bisa jadi dilakukan karena ketidaktahuan mengenai bagaimana membuat kutipan tanpa melanggar hak cipta atas sebuah karya.
Namun yang menarik saat ini adalah masih ditemukannya kalangan akademis yang melakukan plagiarisma. Hal yang sungguh tidak masuk di akal bukan? Kalangan akademis yang seharusnya memberi contoh etika menulis dan berkarya yang baik ternyata justru menjadi pioner atas aktivitas plagiarisme. Kasus plagiarisme yang dilakukan oleh Banyu Perwita merupakan kasus yang benar-benar mencoreng dunia pendidikan, karena dunia pendidikan yang selama ini dijadikan sebagai lembaga untuk mendidik individu agar menjadi manusia yang berkualitas, beradab, bermoral, dan berbudaya ternyata diisi oleh pendidik yang memiliki perilaku yang tidak bisa diterima oleh kalangan masyarakat baik nasional maupun internasional. Dalam kasus tersebut, Prof. Dr. Banyu Perwita melakukan plagiat terhadap artikel-artikel asing yang diterbitkan dalam harian The Jakarta Post. Seorang pembaca harian kompas telah mengajukan alat bukti berupa dua laporan side-by-side comparison yang menunjukkan bahwa Prof. Banyu Perwita menjiplak secara persis frase, kalimat, bahkan paragraf, dari ketiga artikel tersebut. Dengan turunnya laporan ini, berarti sudah enam karya orang lain yang ia bajak ke dalam empat artikel di The Jakarta Post.
Bukan hanya itu, di salah satu Universitas Negeri di Jakarta, seorang dosen bahkan ditengarai menjiplak skripsi mahasiswanya. heehheheh.... jika dosennya saja begitu, gimana dengan mahasiswanya?
Nah ini dia, fakta lebih lanjutnya, ternyata mahasiswa di perguruan tinggi yang sangat reliabel secara internasional pun terkena kasus plagiarisme. Sebagaimana disebutkan dalam harian Kontan.co.id (31 Agustus 2012) sebagai berikut:
Salah seorang pejabat di Universitas Harvard mengungkapkan, sekitar 125 mahasiswa di universitas bergengsi ini sedang diinvestigasi atas tuduhan plagiat. Tidak hanya itu, para mahasiswa tersebut juga diperiksa untuk pelanggaran akademik lain yang dilakukan pada ujian akhir awal tahun ini. Ini merupakan skandal kecurangan yang paling buruk dalam sejarah Harvard. Menurut Jay Harris, dekan sarjana pendidikan Harvard, semua siswa yang terlibat akan disidang di hadapan Harvard's Administrative Board. Dia menceritakan, kasus ini terungkap setelah profesor Harvard menguji latihan yang diberikan kepada mahasiswa yang dimulai pada Mei lalu. Mahasiswa yang kedapatan melakukan pelanggaran akan mendapat skors dari universitas selama satu tahun. "Tuduhan-tuduhan tersebut, jika terbukti, akan menjadi perilaku yang tidak dapat diterima karena menodai intelektual yang Harvard junjung tinggi," jelas Harvard President Drew Faust. Sanksi yang akan diberikan sangat rahasia. Dan, Harvard tidak akan mengumumkan siapa saja mahasiswa yang terlibat dari kasus ini.
Nah, lo... tugas latihan pun plagiat. Di Indonesia bagaimana? Kasus plagiat di Indonesia juga sudah tidak perlu diragukan lagi. Banyak mahasiswa di Indonesia yang umumnya mengerjakan tugas-tugasnya dengan menggunakan joki atau ghost writer. Bukan hanya pada tugas akhir, semacam skripsi, tesis, dan disertasi, tetapi juga pada tugas atau latihan dalam UAS maupun UTS.

CocoGress